Home Blog Page 164

Indahnya Indonesia, Pendeta Ini Posting Ucapan Selamat Idul Fitri Kepada Umat Muslim

Sumber: Jawaban.Com

Pendiri sekaligus gembala senior Gereja Bethel Indonesia Glow Fellowship Center, Pendeta Gilbert Lumoindong, menyampaikan ucapan selamat idul Fitri kepada umat muslim yang sedang merayakannya. Lewat akun pribadi twitternya, suami dari Reinda ini mengunggah postingannya.

“Idul Fitri belum lengkap tanpa saling memaafkan; ijinkan kami suami-istri mengucapkan bagi sahabat semua SELAMAT MERAYAKAN Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin,” demikian bunyi kicauan Gilbert Lumoindong, Rabu (13/6/2018).

Saat berita ini ditulis, postingan ucapan selamat Idul Fitri sang pendeta yang dikenal humoris telah di-like sebanyak 47 kali dan di retweet sebanyak 13 kali.

Ini bukan kali pertama Gilbert Lumoindong memposting ucapan hari perayaan ataupun peringatan agama Islam di akun media sosialnya. Pada 14 April 2018 lalu, ayah dari Garren dan Chella Lumoindong memposting ucapan peringatan Isra Miraj 1439 Hijriah.

“Bagi rekan dan sahabat yang merayakan, Selamat memperingati Israj Miraj Nabi Muhammad,” tulis Gilbert, Sabtu (14/4/2018).

Pada Maret 2016, Gilbert diketahui memposting ucapan Selamat Hari Nyepi kepada umat Hindu yang sedang memperingatinya.

Apa yang ditunjukkan oleh Pendeta Gilbert Lumoindong adalah bukti toleransi terhadap umat beragama lain yang ada di Indonesia. Semoga makin banyak orang di negeri yang melakukannya karena Indonesia memang adalah satu dan kepunyaan seluruh warga apapun suku, agama, ras dan kelompoknya.

Sumber : Twitter

Dia Jauh-Jauh Datang Demi Membuatkan Sup Bagi Putrinya, Tapi Masakannya Itu Malah Kacau Balau! Saat Sang Anak Balik Mengunjungi Ibunya, “Fakta Mengejutkan” Pun Terungkap!

Beberapa waktu lalu, beredar sebuah iklan yang sukses membuat semua orang yang menontonnya terharu hingga banjir air mata.

Pada awalnya, terlihat seorang wanita muda bergaun putih dan anaknya yang akan makan malam di dalam rumah. Beberapa detik kemudian, tiba-tiba bel berbunyi. Saat pintu dibuka, ternyata ada polisi yang mengantarkan seorang wanita tua bernama Zhang Yulian. Ternyata wanita tua tersebut adalah ibu dari wanita muda bergaun putih. Dia terlihat basah karena kehujanan dan kakinya pun tidak mengenakan alas sama sekali. Setelah dibawa masuk, bukannya beristirahat, Zhang Yulian malah bersikeras ke dapur untuk memasak.

Namun, di dapur dia malah menjatuhkan semua benda yang berusaha dia ambil. Hasil masakannya pun tidak memuaskan. Ayam tidak matang dan sisik ikan tidak dibersihkan dengan sempurna. Selain itu, nasi pun masih keras sehingga membuat cucunya tersedak. Zhang Yulian yang melihat itu memutuskan untuk pulang pada keesokan harinya. Walaupun putrinya sudah mendesaknya untuk tetap tinggal, dia tidak merubah pikirannya.

Dua minggu kemudian, sang putri yang merasa ada keanehan dengan ibunya pun memutuskan datang berkunjung. Saat itu barulah terkuak hal yang sebenarnya. Ternyata salah satu mata sang ibu mengalami katarak hingga nyaris buta dan yang sebelah lagi mengalami rabun dekat parah. Karena masalah uang, dia tidak pergi berobat dan juga tidak memberitahukan apa-apa pada putrinya.

Tiga hari sebelumnya, saat kebetulan menelepon putrinya, Zhang Yulian mendapat kabar bahwa putrinya itu tidak enak badan karena kelelahan. Meskipun putrinya sudah memintanya untuk tidak khawatir, namun Zhang Yulian memutuskan untuk mengunjungi putrinya dan membuatkannya sup ayam seperti yang selama ini selalu dia lakukan saat putrinya tersebut jatuh sakit.

Zhang Yulian yang tidak pernah sekalipun meninggalkan desa, memberanikan diri pergi dengan membawa bahan makanan demi putrinya. Dia menempuh jarak sangat jauh dan jalan berliku baru akhirnya berhasil tiba di kota. Namun, setibanya di kota, dia pun kebingungan mencari alamat putrinya. Untung saja dia ditemukan oleh polisi yang kemudian mengantarkannya ke rumah sang putri.

Di akhir iklan, kita dapat melihat bagaimana Zhang Yulian bertahan hidup selama ini. Bagaimanakah perasaan kalian jika kalian ada di posisi putrinya saat itu?

Makanan terbaik di dunia adalah makanan yang dimasak oleh ibu!

Bahkan setelah anak-anak tumbuh besar, mereka masih akan selalu menjadi anak-anak di mata orang tuanya!

Sumber: Facebook

 

Gadis Ini “Menghilang” Selama 20 Tahun! “Kenyataan yang Sebenarnya” Membuat Polisi Kaget!

Kylnn Scales adalah seorang anak yang lahir di keluarga tidak harmonis, faktor lingkungan yang dikepung narkoba serta kekerasan rumah tangga, mau gak mau dia diharuskan mencuri makanan di supermarket agar dia dan kedua adiknya dapat bertahan hidup.

Di usia 9 tahun Kylnn Scales bertemu dengan Jeff Colvin, seorang polisi yang berhati mulia, ia selalu menyapa Kylnn saat ia melewati rumah Kylnn setiap pagi untuk pergi berkerja. Walaupun Kylnn tidak tahu siapa nama polisi ini tetapi ia selalu melambaikan tangannya sambil tersenyum. Polisi inilah satu satunya orang yang Kylnn percaya.

Namun, suatu hari saat polisi ini melewati rumah Kylnn, sang polisi tidak melihat Kylnn di depan rumahnya. Tidak tahu kenapa polisi ini memiliki firasat buruk yang muncul dalam pikirannya. Seketika ia langsung bergegas melabrak pintu rumah Kylnn sekuat tenaga. Kemudian Ia berhasil membuka pintunya dan melihat Kylnn yang sedang sakit berbaring di sana namun tidak ada seorang pun yang merawatnya. Lalu polisi itu mengantar Kylnn ke UGD dan ia berhasil diselamatkan oleh polisi ini.

Setelah sembuh dari sakitnya Kylnn pun pindah ke kota lain untuk memulai hidup barunya, begitu juga hubungan Kylnn dan sang polisi putus. Polisi ini tidak pernah tahu kabar Kylnn lagi.

Siapa sangka 20 tahun kemudian, Jeff Colvin menerima sebuah email, ternyata pengirimnya adalah Kylnn Scales… saat itu Jeff baru tahu kalau selama ini Kylnn gak pernah melupakannnya. Ia juga terus mencari tahu tentang Jeff seseorang yang telah menyelamatkan nyawanya saat ia kritis.

Akhirnya mereka bertemu lagi setelah 20 tahun kemudian, Kylnn berkata: “Aku sangat Berterima kasih kepadanya. Di masa kecilku, Jeff selalu berkunjung kerumah kami memberi semangat, membuka mata dan pikiran kami yang sudah lama tertutup. Tentu saja ia juga selalu melindungi aku dan adik-adikku. Aku gak ada lupa akan kebaikan polisi ini seperti pahlawan baginya.”

Video dibawah bisa dilihat sekalian!

Kisah yang mengharukan ini menyentuh hati semua orang! Kylnn sekarang sudah terlepas dari lingkungan yang menyiksanya dan bertumbuh dewasa, berdikari. Namun ia tidak lupa bersyukur dan berterima kasih kepada orang yang telah menolongnya. Satu kebaikan kecil ternyata bisa jadi sangat berarti bagi orang lain.

Yuk BAGIKAN kisah mengharukan ini ke teman-temanmu!

Sumber: Youtube

Gadis Muda Ini Telah Putus Asa Dengan Keadaan Dirinya yang Lumpuh Total, Namun Orang Inilah yang Selalu Memberi Semangat Agar Dia Tetap Bersabar dan Berjuang

Praew adalah seorang gadis yang menderita penyakit langka Spinal Muscular Atrophy (SMA). Penyakit ini menyerang otot tulang belakang yang menyebabkan saraf-saraf tidak dapat bergerak sedikit demi sedikit hingga lumpuh. Sejak kecil Praew sudah banyak ditolak beberapa sekolah. Pihak sekolah meragukan keputusan ibu Praew yang ingin menyekolahkan Praew di sekolah umum.

Praew dan ibunya merasa sangat sedih dengan perlakuan semua orang. Hingga ibunya memutuskan Praew belajar di rumah. “Jika kita tidak dapat belajar di sekolah, kita masih bisa belajar di rumah,” ucap ibunya meyakinkan Praew. Buku menjadi satu-satunya teman Praew sekaligus menjadi gurunya. Ketika melihat anak lain bisa melanjutkan pendidikannya lebih tinggi lagi ada rasa sedih yang mengganggu ibunya.

Sebenarnya Praew juga berharap dia bisa melanjutkan pendidikannya dan dia merasa disabilitas tidak membuat dirinya merasa tidak kompeten. “Bu, aku akan menjadi penulis, aku akan mencari uang untuk ibu,” ucap Praew dengan yakin. Praew terus berusaha hingga sebuah perusahaan penerbit menerima dirinya sebagai penulis. Namun, ketika kebahagiaan baru datang sebentar, tanganya sudah tidak dapat menggunakan pencil lagi.

“Aku ingin mati. Aku tidak dapat bersabar dengan hidup yang tidak bernilai lagi,” ungkap Praew dengan histeris. “Dengar ibu, ibu akan menjadi tanganmu dan menjadi kakimu tapi kamu harus menjadi hati ibu,”pinta ibunya. Semua rintangan dihadapi oleh Praew dan kini Praew berhasil menjadi penulis buku fiksi yang terkenal dengan nama pena Papimol atau Pimolpa. “Jika hari ini adalah hari terburuk dalam hidupmu, bersabar dan berjuanglah. Esok akan menjadi hari terbaikmu.” Itulah yang Praew sampaikan kepada kalian yang sedang berjuang menjalani kehidupan. Semoga bermanfaat 🙂

Sumber : Youtube

Bapak dan Anak Gadisnya Ini Mempunyai Ketakutan Masing-masing Saat Menggapai Impian, Namun Dengan Sebuah Keajaiban Akhirnya Mereka Berhasil Melaluinya

Risma dan Bapaknya (Pak Karso) hidup berdua setelah istrinya meninggal pada kecelakaan motor saat Risma masih kecil. Kecelakaan itu terjadi ketika Pak Karso membonceng istrinya di malam hari. Kejadian itu membuat Pak Karso trauma mengendarai motor. Risma tumbuh sebagai anak yang cerdas dan  gemar membaca buku, namun dia memiliki kelemahan pada kemampuan berkomunikasi dan berhadapan dengan orang.

Kini Risma berusia 12 tahun, dan dia memiliki mimpi untuk bisa melanjutkan sekolah di SMP Impian, SMP yang ada di kota. Sampai suatu hari, Risma melihat satu poster tentang Lomba Bercerita yang diadakan oleh SMP Impian. Sekolah idamannya. Hadiah dari lomba tersebut adalah beasiswa sekolah di SMP Impian. Risma sangat ingin mengikuti lomba bercerita tersebut, namun dia memiliki hambatan dengan kemampuan komunikasi dan juga keberaniannya menghadapi orang lain.

Risma pun bercerita kepada ayahnya mengenai keinginan dia mengikuti lomba. Dengan sabar, Pak Karso melatih kemampuan bicara Risma sehingga dia dapat bercerita dengan percaya diri di hadapan ayahnya. Sayang, rasa percaya diri itu hilang ketika Risma mencoba bercerita di hadapan guru dan teman-temannya. “Latihannya di depan ibu guru aja ya bu?” pinta Risma kepada ibu gurunya. “Kok gitu? Kan lombanya gak di depan ibu guru aja Risma. Kurang seminggu lagi lho,” jawab ibu gurunya.

Risma mengeluh kepada ayahnya mengapa di depan teman-teman dia tidak dapat bercerita. Ayahnya pun mendapat sebuah ide. Risma diajak ayahnya untuk belajar bersama sang bapak yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik sebagai penjual nasi goreng. Pak Karso memang sosok yang ramah kepada pembelinya. Selalu menghantarkan nasi gorengnya dengan jargon yang khas ala Pak Karso. Awalnya Risma masih merasa malu dan kaku bertanya kepada pembeli nasi goreng tapi hari demi hari kemampuan Risma semakin baik.

Akhirnya Risma berhasil mencapai kemenangan pada lomba tersebut. Risma bahagia mendapatkan kemenangan juga hadiah beasiswa sekolah di SMP Impian. Namun bapaknya ternyata menentang impian Risma untuk sekolah di kota. Karena Pak Karso tidak bisa menghantarkannya dengan motor. Risma menjadi kecewa mendengar ayahnya yang menolak impian Risma. Tapi akhirnya Pak Karso mengingat doa yang diberikan untuk Risma agar seluruh cita-citanya tercapai. Sehingga Pak Karso belajar keberanian dan semangat Risma untuk belajar melawan ketakutannya, akhirnya ia memutuskan untuk memakai sepeda motor lagi agar bisa menghantarkan puterinya sekolah di SMP Impian.

Sumber : Youtube

Bukannya Menjual Barang Sendiri, Pegawai Ini Malah “Menawarkan Barang Orang Lain” Ke Pelanggan. Herannya Mulai Hari Itu Ia Langsung “Naik Jabatan”?

Kita pasti pernah mendengar bahwa “tamu adalah raja”. Setiap pelanggan yang datang, sudah menjadi tanggung jawab pelayan untuk melayani dengan sopan, ramah, dan profesional.

Seperti cupilkan video di bawah ini yang menceritakan tentang seorang Wakil Kepala yang datang untuk memeriksa pameran produknya di sebuah mall

“Kemana karyawan lama semua? Mentang-mentang saya datang jarang mengontrol, mereka seenaknya tidak kerja di tempat!” ujar Pak Wakil Kepala kepada Manager

Baru saja sang Pak Wakil datang ia sudah dibuat kecewa oleh manager dan karyawan lama. Namun ia melihat seorang pegawai baru lalu ia menghampirinya.

“Selamat siang tuan, nama saya Rani. Ada yang bisa saya bantu?” ujar karyawan baru kepada Pak Wakil.

Karena Rani tidak tahu bahwa yang datang adalah Wakil Kepala, sehingga sang manager pun berusaha memberikan kode kepadanya, tapi Rani tetap sibuk memperkenalkan produk parfum kepada Pak Wakil.

“Saya ingin tahu tentang produk baru ini. Bisakah kau menjelaskan kepadaku?” Tanya sang Pak Wakil kepada Rani

Lalu dengan sopan dan profesional Rani menjelaskan produk parfum itu kepada Pak Wakil. Terlihat di wajah Pak Wakil bahwa ia puas dengan layanannya.

“Luar biasa, kau menjelaskan dengan sangat jelas. Kalau gitu aku boleh mencobanya?” tanya Pak Wakil

“Ini buat Anda pakai sendiri?” tanya Rani

“Kenapa? Saya gak boleh pakai?” tanya Pak Wakil

“Parfum ini lebih cocok untuk wanita. Wanginya sangat manis dan lembut. Kalau Anda mau beli, saya bisa antarkan beli parfum merk lain” ujar Rani

Mendengar bahwa apa yang dikatakan Rani adalah kesalahan besar, manager pun syok mendengarnya.

“Bodoh, bukannya menjualnya ia malah mempromosikan parfum lain, jelas ia tidak dapat untung dari hasil penjualannya!” ujar dalam hati sang manager

“Tapi parfum merk lain bukannya produk kalian kan?” tanya Pak Wakil

“Saya diajarkan untuk memuaskan kebutuhan pelanggan, bukan hanya sekedar jualan demi keuntungan pribadi. Kalau tahu parfum ini kurang cocok dengan Anda, mengapa saya harus memaksakan Anda untuk membelinya?” jawab Rani dengan cermat

“Tujuan saya bekerja di sini adalah membantu agar setiap pelanggan bisa mengerti parfum jenis apa yang cocok untuk dirinya. Jika pelanggan puas, itu adalah kebahagiaan bagi penjual” tambah Rani

Mendengar ucapan Rani, Pak Wakil pun tersenyum. Dari situlah ia tahu bahwa pegawai seperti inilah yang ia cari dari duhulu. Jujur, sopan, pandai, dan bukan bekerja hanya demi uang, melainkan demi memuaskan pelanggan.

Setelah itu akhirnya Pak Wakil berbisik kepada sang manager “Mulai dari hari ini aku mau Rani naik jabatan jadi manager pemasaran”

Sontak mendengar hal itu sang manager pun kaget dan merasa malu, ia pun jadi tersadar bahwa selama ini ia harus belajar dari kejujuran dan kepolosan Rani. Ia selama mendorong bawahannya untuk melakukan segala cara agar produknya bisa terjual di pasaran, tanpa peduli apakah produk itu cocok atau tidak dengan pelanggan.

Sumber: Story

Pemuda Ini Tiba-tiba “Bantu Nenek Miskin Beli Kue”! Ternyata “Alasan Dibaliknya” Bikin Netizen Terenyuh!

Sebuah video tentang kebaikan hati seorang pemuda yang dulunya pernah ditolong oleh orang asing ketika ia masih kecil ini beredar di dunia maya dan jadi viral. Pemuda ini tumbuh menjadi pria yang baik hati dan mau menolong orang lain sama seperti dulu ia pernah ditolong sebagai bentuk rasa terima kasihnya. Mari kita lihat videonya mengharukan ini.

Di awal video bisa dilihat ada seorang nenek yang mengajak dua orang cucunya berbelanja di supermarket. Neneknya kemudian bertanya pada cucu perempuannya apakah ia ingin membeli haduah ulang tahun untuk kakeknya. Cucu yang penurut itu akhirnya pergi mengambil kue di lemari pendingin untuk merayakan ulang tahun kakeknya. Tapi, sesampainya di kasir, uang nenek itu tidak cukup untuk membyara semua belanjaan, jadi akhirnya ia mengembalikan kue itu, namun…

Tanpa diduga, ada seorang pemuda yang melihat kejadian ini. Ia pun kemudian membeli kue itu dan memberikannya pada mereka. Awalnya, nenek itu menolak, tapi pemuda itu bersikeras agar mereka mau menerimanya. Pada saat yang sama, dia juga mengungkapnya kisahnya ketika masih berusia 7 tahun…

Pada saat itu, ibunya ingin membelikan kue ulang tahun untuknya, tapi uang ibunya ternyata tidak cukup. Untungnya ada seorang pria yang melihat mereka dan segera membayar kue itu dan diberikan padanya. Pemuda ini tidak tahu siapa pria itu, tapi dia ingat kebaikan pria itu selama ini.

Setelah nenek menerima kue, ia meminta pemuda itu untuk menuliskan nomor telponnya supaya ia bisa membayarnya kembali jika ia sudah punya uang. Pemuda itu menuliskan sesuatu di atas kertas dan memberikannya kepada cucu perempuan itu dan berharap bahwa kelak ia akan membantu orang juga di masa depan. Kemudian ia pergi tanpa meninggalkan nama.

Sesampainya di rumah, cucu itu dengan senang hati memberikan kue kepada kakeknya dan mengucapkan selamat ulang tahun.

Setelah kakek tahu bahwa kue itu adalah pemberian dari seorang pemuda yang baik hati membayar dan menuliskan sebuah surat untuk cucunya, ia terkejut membaca isi suratnya.

Apa yang ditulis oleh pemuda itu sama persis dengan apa yang pernah ia tulis bertahun-tahun lalu, “tindakan-tindakan kecil yang baik pasti akan membuahkan hasil baik tanpa batas dan bisa kembali ke dirimu sendiri lagi.” Ternyata anak kecil yang menerima bantuan kakek itu sudah dewasa dan sekarang ada kesempatan untuk membalas kebaikan yang pernah ia terima.

Sumber: lookerideas

Murid Ini Setiap Hari Dihukum Karena “Terlambat”, Tapi Begitu Tahu “Alasannya”, Guru Langsung Memeluknya!

Banyak guru yang berasumsi kalau siswa yang suka datang telat ke sekolah karena mereka tidak punya niat belajar atau tidak tertarik untuk sekolah. Tapi sebenarnya tidak semua siswa yang suka telat seperti itu.

Setiap siswa memiliki alasan tersendiri kenapa datang telat ke sekolah, salah satu alasannya bahkan sangat menyentuh hati. Seperti seorang siswa dalam film pendek karya Fahad Maqsusi ini yang harus menerima hukuman dari gurunya karena selalu datang telat ke sekolah.

Karena datang tak pernah tepat waktu, dia harus merelakan tangannya dipukul oleh gurunya dengan balok kayu.

Namun setelah keempat kalinya siswa itu datang telat ke sekolah, gurunya tidak memukulnya dan malah memeluknya.

Alasan kenapa guru itu memeluk siswanya yang suka datang telat ke sekolah akan membuat kamu menangis.

Di luar sana ada banyak sekali anak yang ingin sekolah namun tidak bisa karena perekonomian mereka yang sulit. Tak jarang anak-anak itu pun harus putus sekolah atau mengambil kerja yang berat sambil sekolah demi membiayai pendidikanya. Karena itu bersyukurlah jika kamu bisa bersekolah 🙂 Dan janganlah kita menilai seseorang dari luarnya saja karena kita tidak tahu apa yang sebenarnya orang itu hadapi dalam hidupnya!

Sumber: Youtube

Kakek 72 Tahun Ini Membantu Orang Menimbang Berat Badannya Setiap Hari dan Hanya Menghasilkan “10Ribu Rupiah”! “Kisah Hidupnya” Sudah Membuat 3 Juta Netizen Menangis!

Terkadang orang yang tahu susahnya mencari sesuap nasi lebih menghargai dengan apa yang mereka miliki ketimbang mereka yang tidak pernah tahu susahnya mencari uang. Mereka juga tidak serakah dan lebih bisa bersyukur.

Seorang aktor asal India, Varun Pruthi sering mengadakan acara amal baik itu acara berskala besar maupun berskala kecil. Dia berharap semakin banyak orang yang peduli dengan orang-orang di jalanan dan memberikan pertolongan. Beberapa hari yang lalu Varun menulis sebuah pesan pada followernya.

“Ada seorang kakek 72 tahun yang memiliki cacat tubuh. Dia duduk di seberang Hotel Hansraj. Kakek ini mengandalkan mesin penimbang berat badan untuk makan, tapi sekarang mesin penimbangnya rusak. Dia membutuhkan yang baru dan harganya 700 INR. Saya akan mengunggah foto kakek tersebut..Tolong bantu dia.. Dia sudah 72 tahun dan berjuang untuk hidupnya! #salutetohim”

Setelah melihat update-an aktor tersebut, Podi pun memutuskan untuk mencari kakek tersebut. Ketika sampai di tempat tujuan, Podi melihat kakek itu menyimpan tongkat kaki di sebelahnya. Ternyata kakek itu kehilangan sebelah kakinya akibat kecelakaan.

Meskipun sekarang kondisinya seperti itu, kakek tidak pernah mengemis! Dia selalu berjuang untuk hidup dengan cara menyediakan jasa timbang berat badan di jalanan. Namun belakangan ini ada orang yang merusak mesin penimbangnya sehingga ia sempat bingung harus bagaimana. Dia membawa ke tempat service namun tidak ada satu orang pun yang bersedia untuk memperbaikinya karena kakek tidak punya uang.

Tapi kakek ini tidak putus asa, dia selalu mengandalkan Tuhan dalam hidupnya. Entah bagaimana sekarang mesin penimbangnya sudah kembali normal. Dia beranggapan kalau doanya sudah didengar. Tuhanlah yang memperbaiki mesinnya itu.

Akhirnya Podi mencoba mesin itu dan beratnya 65 KG. Podi bertanya berapa jumlah uang yang harus dia bayar. Kakek itu berkata serelanya, biasanya orang-orang memberi 5 INR. lalu Podi bertanya apakah ada orang yang suka menawar jadi 2 INR atau 3 INR? Kakek itu menjawab ada saja yang menawar, tapi dia menerimanya sambil bersyukur.

Podi kembali bertanya pada kakek itu berapa pendapatannya per hari. Lalu kakek itu menjawab kurang dari 50 INR per hari. Memang kalau dipikir tidak akan cukup tapi semuanya dijalani dan disyukuri saja. Tuhanlah yang sudah memelihara kita semua.

Kemudian Podi bertanya lagi pada kakek,”Tadi berat saya kan 65 KG, jika 1 KG nya dihargai 100 INR. Berapa jumlah uang yang harus saya bayar?” Kakek itu menjawab,”6500 INR”

Podi mengeluarkan dompetnya sambil menghitung uang. Lalu kakek berkata,”Tidak..Saya tidak akan menerima uang itu. Jangan buat saya menjadi serakah. Saya berdoa pada Tuhan agar tidak membuatku memiliki sifat serakah.” Namun Podi tetap memberikan uang tersebut kepada kakek. Podi menjelaskan kalau ini adalah rezeki dari Tuhan. Ini bukanlah keserakahan.

Akhirnya kakek itu menerimanya dan ia pun mendoakan Podi agar selalu diberkati. Kakek juga menasihati Podi agar tidak menyerah dalam hidup. Setelah itu Podi memeluk sang kakek dengan hangat.

Sumber : Youtube

Gadis Kecil Ini Selalu Bersedih Karena Kehilangan Ibunya, Tapi Seseorang Bagai Malaikat Selalu Ada dan Berusaha Memberikan yang Terbaik Baginya

Kehadiran ibu di keluarga menjadi sebuah naungan kasih bagi anak-anaknya. Bukan berarti kehadiran ayah tidak penting dalam keluarga. Namun, seorang ibu sudah identik merawat dan mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tangga. Sayangnya, di keluarga ini sudah tidak ada sosok wanita sebagai ibu dan istri lagi.

Gadis kecil ini terpaksa tumbuh dewasa tanpa kasih sayang ibu. Biarpun begitu ayahnya begitu tulus memberikan yang terbaik bagi gadis kecilnya. Meski tak terucap kata-kata, di tiap tetesan keringatnya, terselip pengorbanan dan cintanya untuk membuat kita bahagia. Ayah ini mencoba melakukan semua pekerjaan yang biasa dilakukan seorang ibu.

“Ayah udah siapin seragamnya ya,” ucap ayah dengan senang.

“Bukan yang ini yah, tapi yang ini,” dengan sedikit kesal, putri kecilnya memberi tahu seragam mana yang harus dipakai di hari itu. Kejadian serupa juga terulang ketika ayahnya membawa sepatu yang akan dipakai, ayahnya tidak tahu jika sepatu hitam yang diperlukan anaknya. Tugas mengantar sekolah dan menyiapkan makan juga dikerjakan oleh ayah dengan sebaik mungkin.

Malam itu, putri kecilnya sedang mencari baju-baju di lemari. “Sayang, kamu lagi cari baju apa?” tanya ayahnya. “Baju buat pentas,” jawabnya. “Kok ayah gak dikasih tau?” ayahnya pun penasaran.

“Kan buat ibu dan anak,” pernyataan yang menusuk hati ayahnya. Namun, ayahnya mencari cara agar anaknya bahagia dengan membeli baju yang cantik untuk dipakai saat pentas. Tentu anaknya merasa senang dengan hadiah itu. “Tuh, bagus kan..” ayahnya meyakinkan putri kecilnya. Wajah putrinya yang tadinya bahagia tiba-tiba menjadi sedih karena teringat bahwa pentas itu adalah pentas ibu dan anak. “Kalau aku cuma sendirian, aku gak bisa ikut,” sambil meninggalkan ayahnya.

Hari pentas pun tiba, gadis ini datang bersama ayahnya sedangkan teman-teman yang lain bersama ibu. Ketika dia maju ke depan kelas, dia hanya mengungkapkan perasaannya, “Aku sudah tidak punya ibu lagi. Jadi, aku tidak bisa pentas bareng ibuku. Tapi, aku punya seseorang yang selalu ada dan terus berusaha memberi yang terbaik bagiku.. Ayah..” Cerita gadis ini membuat semua orang terharu dan bertepuk tangan. Tulusnya kasih sayang menyempurnakan kebahagiaan.

Sumber : Youtube

Recent Posts