Seorang petugas pemadam kebakaran yang bernama Zhao membagikan pengalaman mengharukan yang pernah dia alami kepada para peserta training saat itu.

Suatu hari dia menerima sebuah panggilan darurat dan segera meluncur ke tkp. Disana dia melihat ada sebuah mobil pengangkut batu yang menabrak motor. Badan motor tersebut sudah hancur parah dan di samping badan motor itu ada seorang wanita tergeletak yang wajahnya menghadap ke tanah. Otak dari wanita itu pun sudah keluar.

Ketika Zhao menghampiri wanita itu terdengar suara tangisan anak kecil dan menghampiri wanita tersebut. Zhao menebak kalau anak kecil itu adalah anak dari wanita tersebut. Anak itu terus menangis sambil berkata,”Ibu…sakit..sakit…”

Sponsored Ad

Zhao melihat kalau anak perempuan itu tidak mengalami luka parah sedangkan ketika ia memeriksa kondisi ibunya, dia merasa kalau nyawa ibunya tidak bisa diselamatkan. Sebelum sampai rumah sakit pasti ibunya akan meninggal. Sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan dari wanita itu.

Jadi Zhao memutuskan untuk memanggil 2 ambulan. Begitu ambulan datang, Zhao segera membawa anak kecil itu ke dalam ambulan dan meluncur ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, satpam dan suster segera membuka pintu ambulan untuk menolong.

Zhao segera ke meja administrasi untuk mengisi beberapa dokumen tapi Zhao sendiri tidak tahu biodata anak tersebut. Sesaat dia tampak bingung dan berpikir kalau dia tidak segera mengisi data administrasi anak itu tidak akan ditindaklanjuti oleh pihak rumah sakit.

Tiba-tiba salah seorang satpam datang menghampiri Zhao dan bertanya,”Kenapa Zhao?” lalu Zhao menjawab,”Saya bingung nih mau isi apa. Saya sama sekali tidak tahu data anak itu.”

Kemudian satpam itu dengan enteng berkata,”Tanyakan saja pada ibunya.” lalu pergi ke arah ambulan. Saat itu dia terkejut ketika melihat ketika melihat kondisi ibu dari anak itu yang terluka parah.

“Lho, bukankah tadi wanita ini turun bersama Zhao ketika anak kecil itu dibawa masuk ke UGD? Wajahnya terlihat sama dan bajunya pun sama. Tapi kenapa sekarang dia terluka parah seperti ini? Apa yang sebenarnya terjadi?” pikir si satpam.

Satpam itu segera berlari ke dalam ruang UGD dan dia memang tidak menemukan sosok wanita itu. Bahkan suster yang tadi bersamanya membuka pintu ambulan pun melihatnya, tapi sekarang sosok itu tidak ada.

Zhao segera memberi tahu satpam itu kalau wanita itu sudah terluka parah sejak di tkp dan seperti wanita itu adalah ibu dari sang anak.

Meskipun dia sudah tidak bernafas, dia masih mengkhawatirkan anaknya. Setelah dia ikut pergi ke rumah sakit, dia hanya ingin memastikan kalau anaknya selamat. Itulah hebatnya seorang ibu.

Sesaat sebelum dia pergi ke surga, dia ingin menemani anaknya yang sedang terluka dan membisikkan di telinga anaknya,”Yang kuat ya, Nak!”

Ketika saya mengalami pengalaman ini, saya sama sekali tidak merasa takut atau merinding. Justru saya merasa sangat tersentuh dan hati ini terasa hangat.

Sumber : theepochtimes