1. Berharap segera mendapatkan imbalan, tidak sadar bahwa menanam benih di musim semi baru bisa memanen pada musim gugur.

Sponsored Ad

Banyak orang yang pada saat melakukan sesuatu langsung ingin cepat-cepat mendapatkan hasil padahal baru berbuat sedikit saja. Demikian juga dengan para pengusaha. Banyak yang baru mulai usaha namun tidak ada penghasilan sudah mau menyerah. Ada yang sebulan sudah menyerah. Ada yang setahun juga menyerah. Jack Ma tidak mengerti mengapa begitu banyak orang dengan sebegitu mudahnya menyerah, tapi dia mengerti bahwa menyerah itu bisa menjadi sebuah kebiasaan, dan itu biasanya ciri-ciri klasik orang yang tidak akan berhasil.

Jack Ma hampir selalu berpesan dalam setiap forum yang dihadirinya, “Orang yang sukses tidak pernah menyerah. Orang yang menyerah tidak akan pernah sukses.”

Orang yang sukses pasti yakin kalau dia bisa, lantas kenapa masih begitu banyak orang mudah menyerah?

Seorang penulis ternama Amerika, Napoleon Hill, pernah berkata:

Orang yang tidak berhasil memiliki 2 pola pikir yang sangat khas yaitu:

1. Mengatakan ‘tidak’ pada peluang

2. Selalu ingin ‘menjadi kaya dalam semalam’

Walaupun hari ini kamu menawarkan kesempatan padanya, mereka juga akan berkata ‘tidak’. Misalkan kamu buka toko lalu berhasil, kamu bagikan pengalaman kamu kepada temanmu, tapi orang itu tetap saja berkata, “Kamu bisa, tapi aku gak bisa!”

Coba kalian pikirkan, apakah ada sesuatu di dunia ini yang menguntungkan, mudah dan cepat?

.

.

.

Tidak ada!

Walaupun ada, bisa jadi keberuntungan itu bukan milik kita. Orang yang beruntung di dunia ini sangat sedikit. Sebagian besar orang bekerja keras untuk berhasil. Maka itu, dalam hidup kita harus tahu untuk memberi, bukan hanya menerima, mengharapkan imbalan atau mengharapkan sesuatu diberikan kepada kita begitu saja. Tidak ada makan siang gratis di dunia ini.

Lalu untuk apa kita susah-susah bekerja?

Untuk merealisasikan impian. Orang hidup untuk memenuhi harapan dan impian. Jika seseorang tidak memiliki impian dan tidak mengejar apapun, maka hidup ini tidak akan ada artinya!

2. Tidak disiplin

Apa saja ciri-cirinya?

Pertama, tidak bersedia mengubah diri sendiri: Anda harus ubah kebiasaan buruk Anda!

Sebenarnya, kemampuan setiap orang itu tidak jauh berbeda, yang berbeda hanyalah cara berpikir.

Jawaban yang kamu dapatkan dari orang yang menang dan orang yang kalah pasti berbeda, bahkan berlawanan.

Kegagalan kita hari ini adalah karena cara berpikir kita yang tidak berhasil.

Banyak orang memiliki kebiasaan buruk, seperti menonton TV, bermain judi, minum-minum, pergi ke diskotik, dan lain-lain. Mereka sendiri tahu bahwa kebiasaan itu tidak baik, tetapi mengapa mereka tidak mau berubah?

Karena banyak orang lebih suka menjalani pola hidup yang buruk dan tidak mau menanggung rasa sakit akibat perubahan.

Kedua, membicarakan orang lain di belakang!

Jika Anda suka berbicara tentang orang lain di belakang, suatu hari nanti pasti akan sampai ke telinga orang itu. Ada pepatah China kuno yang mengatakan orang yang membicarakan orang lain di belakang, pasti dia orang yang hidup di dalam kabar burung. Membicarakan orang lain tidak ada untungnya bagi siapapun, jadi buat apa?

Ketiga, berpikiran negatif dan mengeluh!

Siapa yang lebih Anda sukai, orang yang mengerutkan dahinya sepanjang hari, orang yang mengeluh tentang ini itu sepanjang hari, atau orang yang bahagia sepanjang hari?

Dalam hidup ini Anda harus tahu, Anda memperlakukan kehidupan ini dengan bagaimana, kehidupan juga akan memperlakukan Anda dengan bagaimana, bagaimana Anda memperlakukan orang lain, itulah bagaimana orang lain akan memperlakukan Anda.

Karena itu, Anda harus aktif dan bersikap positif. Masih kalimat tempo doeloe: “Orang yang berhasil tidak mengeluh, dan orang yang mengeluh tidak akan pernah berhasil.”

3. Sering dipengaruhi oleh emosi

Keberhasilan seseorang tergantung pada lima faktor:

(1) Belajar mengendalikan emosi

(2) Tubuh yang sehat

(3) Hubungan interpersonal yang baik

(4) Manajemen waktu

(5) Manajemen keuangan

Jika Anda ingin berhasil, Anda harus belajar untuk mengelola lima faktor ini. Mengapa emosi ditaruh paling pertama, kesehatan kedua?

Itu karena walaupun Anda memiliki tubuh yang kuat, sehat, jika Anda terus berada dalam suasana hati yang buruk, cepat atau lambat itu akan mempengaruhi tubuh Anda. Sekarang orang ingin sukses 20% tergantung pada IQ, 80% tergantung pada kecerdasan emosi, jadi Anda harus mengendalikan emosi Anda. Dampak emosi pada orang sangatlah besar.

Sponsored Ad

4. Tidak bersedia untuk belajar dan merasa diri sendiri sudah pintar

Orang yang enggan belajar, merasa sendiri sudah cukup baik hanya akan mengubur potensi dan bakat yang dimiliki. Semasa hidupnya, orang harus terus belajar, seperti yang dikatakan oleh Steve Jobs, ‘stay hungry, stay foolish’, haus untuk akan sesuatu yang tidak Anda ketahui dan jangan pernah merasa Anda sudah pintar dan tidak perlu belajar lagi.

Di era modern yang serba cepat ini, belajar adalah satu-satunya paspor Anda menuju masa depan.

Zaman sekarang, semua serba cepat, perubahan terjadi dengan cepat dan pasti ada krisis yang datang tiba-tiba. Hanya dengan belajar dan mengikuti perubahan, Anda baru tidak akan tertinggal di belakang. Harus belajar dan siapkan mentalitas ‘lapar’ Anda!

Terakhir, mari kita ulas empat karakteristik utama dari orang yang belum dewasa:

1. Langsung mau mendapat imbalan

2. Tidak disiplin

3. Sering dipengaruhi oleh emosi

4. Tidak ingin belajar, dipikirnya sudah bisa

Berikut ini mimin sisipkan videonya:

Ingat,

Menanam benih pemikiran akan memanen tindakan,

Menanam tindakan akan memanen kebiasaan,

Menanam kebiasaan akan memanen karakter,

Menanam karakter akan memanen nasib!

Semoga bermanfaat! BAGIKAN ini ke orang di sekitar Anda!

Sumber: Youtube