Begitu Banyak Cerita Tentang Jack Ma, Tapi “Satu Kalimat” yang Paling Membuatku Tersentuh Adalah “Ini”

Siapa sih yang tidak tahu Jack Ma?

Sponsored Ad

Kita tahu Jack Ma adalah orang terkaya di China dan ia juga pendiri raksasa e-commerce Alibaba! Banyak orang tahu kesuksesan Jack Ma, namun sedikit orang yang tahu masa lalu dan latar belakang keluarga Jack Ma.

Jack Ma lahir dari keluarga miskin. Karena keterbatasan ekonomi dan pendidikan itulah yang menyebakan Ma 3 kali gagal dalam ujian masuk universitas. Ma pun pernah mencoba masuk Universitas terbaik dunia, Harvard, namun hasilnya ia malah ditolak sebanyak 10 kali. Sempat putus asa, akhirnya ia memutuskan untuk masuk kuliah perguruan.

Setelah lulus kuliah, tibalah Ma mencari pekerjaan. 30 Kali ia mencoba apply pekerjaan, 30 kali juga ia gagal. Mau melanjutkan mengajar sebagai guru di kampusnya, ia hanya digaji 150 ribu sebulan!

Ia sempat frustasi karena waktu terus berjalan, sedangkan ia tidak ada uang untuk biaya hidup sehari-hari. Namun pada tahun 1994, ia mau mengerjakan internet sebagai salah satu cara untuk berbisnis. Kita tahu bahwa dulu

internet adalah teknologi yang sangat asing bagi kebanyakan warga China.

Saat itu hampir 23 orang berkata “Ini ide yang gila, aku tidak pernah mendengar kata internet sebelumnya! Dan kamu juga tidak mengerti banyak tentang internet!”Belum lagi banyak orang tahu bahwa aku adalah seorang yang bodoh, yang selalu mengalami kegagalan dalam hidup.

Namun saat itu prinsip Ma, entah orang lain percaya atau tidak, atau berhasil atau tidak, tapi Ma percaya pada keyakinannya.

Ia meminjam uang 44 juta pada bank. Namun selama 3 bulan ia belum mendapatkan patner yang mau menerima idenya. 30-40 Perusahaan menolaknya dan tidak mau bekerjasama dengannya. Banyak orang berkata perusahaan Alibaba adalah model yang buruk.

Sponsored Ad

Namun saat itu aku bersikeras dan berkata “Saya percaya suatu hari nanti akan menjadi yang terbesar!” Oleh sebab itu Ma mau menikmati prosesnya, bekerja keras, dan menjadikan pengalaman sebagai pelajaran hidupnya.

Akhirnya sampai suatu titik ia mengumpulkan uang 735 juta bersama 18 pendiri lainnya dan mereka sepakat mau memulai usahanya.

3 Tahun pertama, sepeser pun mereka belum mendapatkan keuntungan. Banyak email yang masuk berkata “Ini adalah ide yang bagus. Saya tidak bisa membayarmu tapi ide ini sangat bisa membantu kami”

“Dari situlah saya memiliki pikiran, jika saya berfokus untuk membantu seseorang maka Tuhan akan melihat dan menggantikan dengan kesuksesan yang ada!!” kata Ma

Dan 16 tahun kemudian Ma melihat hasilnya, semua orang memuji dirinya “Kamu hebat! Bagaimana kamu bisa mendirikan perusahaan sebaik itu?”

Bill Gates, Warren Buffet, Jack Welch, Larry Page, Mark Zuckerberg mereka adalah orang yang dianggap berbeda dari orang lainnya, tapi selalu optimis pada masa depannya. Mereka tidak pernah mengeluh dan mereka selalu mencoba jadi jawaban untuk masalah orang lain. Ketika kamu optimis, maka pintu kesempatan akan terbuka.

Jaman sekarang banyak orang bertanya padaku “Bagaimana cara mencari kesempatan itu? Aku tidak punya pekerjaan, aku tidak punya kesempatan, aku tidak punya segalanya.”

Lalu Ma menjawab “Sekarang kita berada di waktu terbaik di abad ini. Aset terbaik yang kamu punya adalah masa mudamu. Jangan mengeluh, meskipun orang lain mengeluh kepadamu. Karena kesempatan akan menghilang saat orang itu mengeluh.”

“Coba pikirkan hal apa yang bisa membuat kalian berbeda? Jika kalian sudah memikirkan hal ini, segera mulai! Saya melihat anak muda memiliki segudang ide yang fantastik dan kreatif saat sore hari, tapi keesokan paginya mereka masih tetap pergi ke kantor yang sama.”

Sponsored Ad

Ma menambahkan jika ingin menjadi seorang pengusaha kita harus melakukannya terlebih dahulu sebelum orang lain lakukan. Kamu harus bangun lebih pagi sebelum orang lain bangun. Kamu harus lebih berani daripada orang lain. Gunakan naluri atau insting! Karena apa yang kalian lakukan adalah menjawab kebutuhan pelanggan.

Untuk semua orang, besok adalah hari yang baru. Buat sebuah perubahan, buat sebuah tindakan. Meskipun investor, teman, bahkan orangtuamu tidak percaya, jangan pedulikan mereka. Kamu harus tetap percaya, timmu harus tetap percaya, dan berjuanglah untuk membuktikannya siang dan malam.

Jika kamu mengalami kegagalan dan kamu terjatuh, maka bangunlah! Setiap kegagalan adalah pembelajaran terbaik dalam hidupmu. Jangan khawatirkan uang, karena uang yang akan mengejar manusia, dan manusia harus mengejar mimpi. Jika kamu punya mimpi, kejarlah!

Tidak ada satupun yang bisa menaklukan dunia, makanya kita harus melayani dunia. Jika kamu ingin bekerja untuk dirimu sendiri, pikirkan tentang orang disekelilingmu. Karena jika orang lain sukses dan bahagia, di situ kamu juga akan sukses dan merasa bahagia.

Sumber: 365yg