Home Blog

Meskipun “Nafasnya Sudah Berhenti” Ibu Ini Tetap Berusaha Mengantar Anaknya yang Terluka Ke Rumah Sakit! Setelah Tahu “Kejadian yang Sebenarnya” Semua Orang di RS Langsung Banjir Air Mata!

Seorang petugas pemadam kebakaran yang bernama Zhao membagikan pengalaman mengharukan yang pernah dia alami kepada para peserta training saat itu.

Suatu hari dia menerima sebuah panggilan darurat dan segera meluncur ke tkp. Disana dia melihat ada sebuah mobil pengangkut batu yang menabrak motor. Badan motor tersebut sudah hancur parah dan di samping badan motor itu ada seorang wanita tergeletak yang wajahnya menghadap ke tanah. Otak dari wanita itu pun sudah keluar.

Ketika Zhao menghampiri wanita itu terdengar suara tangisan anak kecil dan menghampiri wanita tersebut. Zhao menebak kalau anak kecil itu adalah anak dari wanita tersebut. Anak itu terus menangis sambil berkata,”Ibu…sakit..sakit…”

Sponsored Ad

Zhao melihat kalau anak perempuan itu tidak mengalami luka parah sedangkan ketika ia memeriksa kondisi ibunya, dia merasa kalau nyawa ibunya tidak bisa diselamatkan. Sebelum sampai rumah sakit pasti ibunya akan meninggal. Sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan dari wanita itu.

Jadi Zhao memutuskan untuk memanggil 2 ambulan. Begitu ambulan datang, Zhao segera membawa anak kecil itu ke dalam ambulan dan meluncur ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, satpam dan suster segera membuka pintu ambulan untuk menolong.

Zhao segera ke meja administrasi untuk mengisi beberapa dokumen tapi Zhao sendiri tidak tahu biodata anak tersebut. Sesaat dia tampak bingung dan berpikir kalau dia tidak segera mengisi data administrasi anak itu tidak akan ditindaklanjuti oleh pihak rumah sakit.

Tiba-tiba salah seorang satpam datang menghampiri Zhao dan bertanya,”Kenapa Zhao?” lalu Zhao menjawab,”Saya bingung nih mau isi apa. Saya sama sekali tidak tahu data anak itu.”

Kemudian satpam itu dengan enteng berkata,”Tanyakan saja pada ibunya.” lalu pergi ke arah ambulan. Saat itu dia terkejut ketika melihat ketika melihat kondisi ibu dari anak itu yang terluka parah.

“Lho, bukankah tadi wanita ini turun bersama Zhao ketika anak kecil itu dibawa masuk ke UGD? Wajahnya terlihat sama dan bajunya pun sama. Tapi kenapa sekarang dia terluka parah seperti ini? Apa yang sebenarnya terjadi?” pikir si satpam.

Satpam itu segera berlari ke dalam ruang UGD dan dia memang tidak menemukan sosok wanita itu. Bahkan suster yang tadi bersamanya membuka pintu ambulan pun melihatnya, tapi sekarang sosok itu tidak ada.

Zhao segera memberi tahu satpam itu kalau wanita itu sudah terluka parah sejak di tkp dan seperti wanita itu adalah ibu dari sang anak.

Meskipun dia sudah tidak bernafas, dia masih mengkhawatirkan anaknya. Setelah dia ikut pergi ke rumah sakit, dia hanya ingin memastikan kalau anaknya selamat. Itulah hebatnya seorang ibu.

Sesaat sebelum dia pergi ke surga, dia ingin menemani anaknya yang sedang terluka dan membisikkan di telinga anaknya,”Yang kuat ya, Nak!”

Ketika saya mengalami pengalaman ini, saya sama sekali tidak merasa takut atau merinding. Justru saya merasa sangat tersentuh dan hati ini terasa hangat.

Sumber : theepochtimes

 

Mahasiswi Cantik Ini Terkena “Kanker Ganas”, Hidupnya Tinggal Beberapa Hari Lagi, Tapi Tak Disangka “Kondisinya Sekarang” Bikin Netizen Tercengang!

Ketika mendengar kata “kanker”, apa yang ada di pikiran Anda? Semua orang pasti tahu bahwa kanker adalah salah satu penyakit yang paling mematikan. Banyak kasus dimana pasien yang menderita kanker ganas atau stadium akhir tidak tertolong. Tapi, datang sebuah kabar yang melegakan dari Australia.

Seorang mahasiswi jurusan keperawatan, Georgia McClennan, 24 tahun, mendapati dirinya “digerogoti” oleh sel kanker ganas. Dokter memberitahu bahwa waktunya hanya sisa beberapa hari lagi. Namun, kini gadis cantik tersebut masih hidup dan ia ingin menceritakan pengalamannya kepada kita semua.

Sponsored Ad

Awal tahun 2017, Georgia mulai merasakan sakit seperti ditusuk di bagian dadanya dan kemudian semakin sering.

Meskipun Georgia terlihat masih sangat muda dan tampak “sehat”, dokter menemukan ada tumor pada limpa dan livernya.

Ahli radiologi yang memeriksanya pun terkejut karena saking banyaknya sel kanker di tubuhnya, bahkan ada yang sudah menjalar sampai ke setiap organ di perutnya.

“Saya sangat shock – sangat terkejut. Saya tidak percaya bahwa hal ini bisa terjadi pada saya,” katanya.

Georgia didiagnosis dengan Burkitt Lymphoma – suatu jenis kanker yang sangat agresif yang tumbuh dengan cepat dan dapat menyebar dengan cepat melalui sistem saraf pusat.

“Semua ahli radiologi masuk ke ruangan untuk melihat saya … Mereka tidak percaya betapa sehatnya penampilan saya mengingat apa yang mereka temukan di dalam tubuh saya,” kata Georgia.

Sponsored Ad

Ketika melihat hasil scan, Georgia tahu bahwa ini sangat serius. Dokter bahkan memperkirakan bahwa ia tidak akan bisa hidup sampai minggu depan.

Tapi Georgia tidak putus asa. Ia mulai menjalani kemoterapi selama 3 bulan dan harus menerima suntikan 10 kali per minggu.

Syukurlah, kanker Georgia sekarang sudah bisa dikendalikan dan dia berharap suatu hari bisa menjadi perawat onkologi.

“Saya merasa sangat beruntung karena bisa menjalani perawatan. Saya jadi tahu apa pasien lain rasakan dan bisa berada di sana untuk mereka”, santunnya.

Melalui akun Instagramnya, ‘Being Brave’, Georgia membagikan proses pengobatannya seperti kebotakan dan transfusi darah yang berkepanjangan – untuk menunjukkan bahwa bukan hal yang tidak mungkin untuk menikmati hidup selama dan sesudah kanker.

“Anda tidak menyadari betapa berharganya kesehatan sampai Anda terkena kanker,” katanya.

“Saya tidak pernah merasa ingin menyerah. Saya tahu saya akan mati, tapi saya tidak ingin menyia-nyiakan waktu dengan meratapi situasi saya.”

Senang rasanya melihat Georgia membaik. Semoga ceritanya akan menjadi penyemangat bagi orang lain yang sedang berjuang melawan kanker.

Yuk SHARE kisah inspiratif ini!

Sumber: ladbible

Seakrab Apapun Kalian, Jangan Pernah Kasih Tahu “4 Hal Ini” Pada Teman Kerjamu! Jika Iya, “Jangan Harap” Bisa Naik Pangkat atau Naik Gaji!

Punya teman baik yang akrab di kantor pastinya menjadi sesuatu yang menyenangkan. Tetapi seakrab apapun kamu dan teman kantormu, ada baiknya kamu tidak membocorkan semua rahasiamu padanya terutama “4 hal penting” ini karena bagaimana pun juga sesama teman kantor pasti ada sedikit rasa persaingan. Berikut ini 4 hal atau informasi yang sebaiknya kamu jaga baik-baik!

Sponsored Ad

1. Soal pengen ganti kerjaan

Kalau kamu ingin jadi ‘kutu loncat’, ingin ganti ke pekerjaan yang lebih baik, sebaiknya lakukan itu secara pribadi dan tertutup. Jika kamu membocorkan hal ini ke teman kerjamu, sama saja dengan kamu sudah memberitahukan hal ini pada seluruh kantor. Terakhir, tidak peduli kamu berhenti kerja atau tidak, kamu juga akan dikeluarkan. Bos dan atasan sudah tidak percaya lagi padamu. Posisimu dalam perusahaan ini juga sudah tidak aman.

2. Komplain urusan kerjaan

Mungkin kita merasa asal sudah akrab, apapun bisa kita bicarakan. Tapi ada satu yang tak boleh kamu tunjukkan di depan rekanmu, yaitu komplain soal kerjaan. Entah kerjaan kamu banyak, susah, bikin capek, kamu tak boleh katakan itu di depan rekanmu, apalagi memberitahukan masalah yang kamu hadapi sampai ke detil-detilnya. Dengan membocorkan ini, maka siap-siap lambaikan tangan pada kesempatanmu untuk naik pangkat atau naik gaji.

Sponsored Ad

3. Soal mendapat ‘perlakuan spesial’ dari bos, atasan, atau rahasia kecil

Kalau bos atau atasan kamu baik sama kamu, jangan beritahukan hal ini pada rekan kerjamu, itu sama saja dengan mengundang musuh. Yang ada nanti rekan kerjamu sirik dan meminta keadilan pada yang atas, sama saja kamu menutup jalan sendiri.

4. Kesimpulan atau cara kamu bekerja

Jika hasil kerjamu lebih baik dari rekanmu, atau kamu berhasil menemukan cara untuk membuat hasil kerjamu jadi optimal, gunakanlah itu baik-baik, tidak perlu pamer di depan rekan kerjamu. Karena jika kamu berniat baik mengajarinya, suatu hari ia akan melebihimu dan posisimu akan tergantikan.

Nah, itu dia 4 hal yang tak boleh kamu bocorkan! Harus diingat baik-baik yah! Yuk Di-SHARE!

Sumber: looker

Orang yang “Semakin Cerdas” Semakin Suka “Ada Apa Ngomong Langsung”, Gak Main Kode-kodean, Gak Diputar-putar, Gak Main Tebak-tebakan!

Terkadang dalam hubungan antar sesama manusia, yang paling mengerikan adalah ketika kita harus “menebak” arti dari omongan atau maksud seseorang. Sekali salah tebak, hancur semua. Yakin cowok-cowok pasti pernah mengalami hal ini:

Cowok: “Mau makan apa?”

Cewek: “Terserah”

Cowok: “Kalo gitu kita makan nasi goreng yah!”

Cewek: “Yaudah…”

Sponsored Ad

(Makan sampai setengah, muka ceweknya cemberut terus)

Cewek: “Sebenarnya aku tadi pengen makan bakso…”

Cowok: “…”

Ada lagi percakapan lain:

Teman kantor Yaya mengajaknya makan malam bersama sesudah pulang kerja. Yaya pun baik hati bertanya kepada temannya,

Yaya: “Kamu mau makan apa?”

Temannya: “Apa aja boleh.”

Yaya: “Kamu suka makan apa?”

Temannya: “Apa aja, asal jangan yang pedes.”

Terakhir Yaya pun memutuskan mereka untuk makan di restoran BBQ. Pas makan, wajah temannya seperti tidak senang.

Temannya: “Dagingnya berlemak banget, gak suka… Sebenarnya tadi pengen makan sushi aja.”

Yaya: “…”

Sponsored Ad

Ada satu kesamaan dalam dua percakapan di atas, yaitu dua-duanya gak ngomong langsung mau apa, malah membiarkan orang lain “menebak” apa yang ada di pikiran mereka. Memangnya dukun, bisa baca pikiran orang? Bukannya apa, dengan tidak ngomong langsung, bukan hanya menghabiskan waktu, tapi juga bikin orang emosi.

“Ngomong tuh yang jelas!”, bukan berarti menyuruh seseorang untuk blak-blakan, kepikiran apa ngomong apa, itu namanya tidak disaring, tapi yang dimaksud di sini adalah mengutarakan maksud sendiri dengan jelas supaya orang lain paham, mengerti, ini baru komunikasi yang efektif. Kode-kodean, tebak-tebakan, muter-muter dan berbelit-belit sebenarnya adalah “penghalang” dalam sebuah hubungan komunikasi yang sehat.

Sponsored Ad

Menurut ilmu psikologi, ada orang yang tidak berani omong karena takut melukai perasaan orang lain. Tapi ada juga orang yang tidak omong dan berharap orang lain tahu apa yang dimaksud. Biasanya hal ini paling sering terjadi pada hubungan sesama pasangan, tapi bisa juga terjadi di lapangan kerja, seperti kisah di bawah ini:

Nana adalah karyawan baru di sebuah perusahaan. Awal masuk ia sangat penuh semangat. Ia mengerjakan sebuah laporan dan menyerahkannya kepada atasan. Atasannya melihat sekilas dan berkata, “Oke, laporan kamu saya lihat dulu.”

Nana mengira laporannya sudah selesai dan lanjut mengerjakan yang lain. Siapa tahu sebelum pulang atasannya menghampiri dan berkata, “Eh, laporan kamu udah diganti belum?”

Nana sangat bingung. Ia terpaksa harus lembur mengerjakan ulang lagi laporannya. Tapi begitu diserahkan kembali kepada atasan, mukanya terlihat tidak senang. Ia juga tidak bilang salahnya di mana, cuma bilang, “Saya rasa kamu pikir-pikir lagi deh.”

“Kamu pulang pikir-pikir lagi deh.” Kalimat yang sangat ambigu dan kacau. Apa maksudnya? Kalau ada masalah sama laporannya kenapa tidak ngomong langsung masalahnya di mana? Nana sangat frustasi dan akhirnya ia memutuskan untuk pindah kerja.

Melontarkan sesuatu yang ambigu, tidak jelas atau berbelit-belit dan menyuruh orang lain untuk ‘pikir saja sendiri’ adalah salah satu contoh komunikasi yang tidak efektif. Masalah yang tadinya simpel pun bisa jadi rumit. Orang juga bisa jadi salah paham.

Komunikasi yang benar-benar efektif harus dimulai dari terus terang, ada apa langsung omong, utarakan maksud dan pemikiran dengan jelas. Dengan begitu, kesalahpahaman, perselisihan atau keretakan hubungan yang tak diperlukan pun bisa dihindari.

Semoga bermanfaat!

Sumber: licaibao

“Pak..Saya Mau Kursi Roda” Tulis Gadis Cantik Kelas 3 SD Ini Pada Jokowi, Tak Disangka “Kejadian Mengejutkan” Terjadi Setelahnya! Duh Terharu!

Seorang bocah kelas 3 Sekolah Dasar (SD) menulis surat untuk presiden Joko Widodo (Jokowi). Melalui akun Instagram @bulankarn yang diunggah pada Jumat (16/3/2018) surat yang ditulis tangan itu tersebar. Bocah tersebut mengaku bernama Bulan Kurnia.

Sponsored Ad

Bulan merupakan bocah yang tinggal di Pekanbaru, Riau. Bocah itu mengaku kerpa melihat presiden Jokowi membagikan sepeda saat dirinya melakukan perjalanan dinas di berbagai wilayah di Indonesia. Melihat itu, Bulan mengaku ingin mendapatkan hadiah dari orang nomor satu di Indonesia. Bulan meminta Jokwoi untuk memberikannya sebuah hadiah kursi roda, bukan sepeda seperti biasanya. Bulan merupakan bocah yang kurang berunutng lantaran dirinya tidak memiliki kedua kaki. Bulan berharap agar pemberian kursi roda dari Jokowi itu membuatnya mampu beraktivitas sehari-hari.

“SURAT UNTUK PAK JOKOWI #suratuntukpakjokowi #suratuntukpresiden #jokowi” tulisnya

Netizen yang membaca surat tersebut sontak meninggalkan komentar:

@citrapermatasr: ttp semangat ya bulan, km cantik sekali.. gbu

Sponsored Ad

Keinginan Bulan Kurnia untuk mendapatkan kursi roda dari Presiden Joko Widodo akhirnya terwujud. Hari selasa tanggal 20/3/2018 pukul 13.30 WIB, sebuah kursi roda kiriman Jokowi sampai ke rumah bocah kelas 3 sekolah dasar yang berdomisili di Pekanbaru itu.

“Alhamdulillah kursi rodanya sudah diterima ananda Bulan,” kata Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi, Johan Budi Saptopribowo kepada Kompas.com, Selasa siang. Johan mengatakan, setelah kisah Bulan yang meminta kursi roda ke Jokowi viral di dunia maya, Presiden langsung memerintahkan Kementerian Kesehatan untuk menindaklanjuti.

Akhirnya, setelah melakukan komunikasi dengan keluarga Bulan, Kemenkes langsung mengirimkan kursi roda tersebut. Dari foto yang diambil, tampak Bulan langsung menjajal kursi roda itu. Bersama kedua orang tuanya dan tim dari Kemenkes, Bulan berpose di kursi roda sambil memegang kertas bertuliskan ‘Kursi Roda Bantuan Bapak Presiden untuk Bulan Kurnia Sari’.

“Semoga kursi roda itu bisa membantu aktivitas ananda Bulan,” kata Johan. Bulan adalah penyandang disabilitas yang tak mempunyai sepasang kaki. Pada 16 Maret lalu, Bulan menulis surat yang ditujukan langsung kepada Presiden Joko Widodo.

Sumber: Tribun

 

Teman “Hobi Ngutang” Tapi Pamer Foto Liburan di Sosmed? Jangan Disleding, Lakukan “1 Hal Sederhana” Ini Supaya Kamu Lebih Kalem!

Kamu punya teman yang suka pamer lagi liburan di sosmed? Atau lagi makan-makan di tempat mewah? Ya wajar sekali, kamu tidak perlu iri dan sudah pasti juga kamu tidak masalah. Tapi yang jadi masalah adalah kalau kamu tau teman kamu yang suka pamer tadi suka ngutang, eh ngutanya ke kamu lagi. Gimana perasaan kamu?

Giliran ditagih susahnya minta ampun. Beribu alasan dikeluarkan tapi besoknya pamer foto jalan-jalan lagi. Tidak salah pamer foto sana sini, tapi tolong, lunasi dulu utangmu.

Kalau sudah begini kamu pasti bingung harus bagaimana karena satu sisi kalian berteman. Tapi teman kok tidak sadar-sadar.

Sebelumya kamu pasti sudah pernah melakukan beberapa hal ini:

Menyindir tapi dianya tidak merasa tersindir

Kalau sudah menyangkut hutang piutang, urusan pasti jadi ruwet. Ditambah kalau yang ngutang teman sendiri. Bukannya kamu rakus memamksa supaya doi cepet bayar utang, tapi kadang doi tidak sadar-sadar sama utangnya yang udah lama. Kamu pun akhirnya menyindir doi dengan kata-kata yang halus, tapi sayang sindiran kamu tidak mempan. Bulan depannya sama, ada saja alasan dan akhirnya kamu ngelihat doi foto jalan-jalan.

Menagih langsung tapi dicuekin

Sponsored Ad

Jujur kamu pasti punya teman jauh atau dekat yang kalau pas kamu nagih utang, doi malah cuek tidak peduli sama kamu. Kamu dikacangin setiap bertanya baik-baik. Kamu kalem dulu kalau begini. Jelaskan juga keadaan keunganmu yang seret dan butuh banget uang dan berharap dia bayar utangnya.

Berpikiran positif

Dia mungkin sedang asyik liburan jadi waktu kamu nagih dia tidak bisa membalas pesan kamu. Coba dekati dia terus selepas pulang liburannya.

Jangan meminjami dia lagi

Cara ini adalah yang paling ampuh. Kamu tidak perlu meminjami dia lagi. Daripada kamu capek menagih dan kamu sakit hati terus, lebih baik berhenti meminjami uang. Kalau doi marah karena kamu tidak kasih pijam, kamu harus jelaskan alasan kamu tidak bisa meminjaminya lagi. Pada dasanya memang teman ya teman, uang ya uang. Tidak bisa karena kamu dan dia teman lalu dia seenaknya mengambil uangmu.

Sponsored Ad

Jurus yang terakhir masalah hitang piutang adalah mengikhlaskan

Tidak bisa dipungikir, berat untuk mengikhlaskan uang yang sudah dipinjamkan dan ternyata tidak kembali padamu. Tapi pecayalah kalau suatu saat rejekimu akan bertambah bila kamu mau bersabar.

Jadi, bilang ke teman kamu yang suka foto-foto pamer di sosmed tapi hutangnya segunung, “Sebelum pamer foto liburan, lusanin dulu tuh utang!”

Sumber: Vemale

Pria Ini “Memutuskan Calon Istrinya” Jelang Pernikahan, Tapi Sang Perempuan Malah Melamarnya Lagi dengan “Alasan” yang Banjir Air Mata!

Seorang pria dan pacarnya asal Taipe sudah merencanakan pernikahan mereka. Tahun ini seharusnya jadi tahun bahagia pasangan ini setelah pacaran selama 4 tahun.

Sponsored Ad

Namun semuanya tidak berjalan sesuai rencana. Si pria jadi korban kecelakaan mobil dan kehilangan lengannya. Dokter pun mengatakan kalau ia harus diamputasi.

Hatinya hancur mendengar kalau ia sekarang cacat. Ia lalu memutuskan pacarnya karena ia ingin pacarnya berbahagia dengan orang lain daripada harus merawatnya yang cacar seumur hidup.

Namun bukannya persetujuan yang ia dapat, sang pacar menolak untuk diputuskan. Ia tidak ingin meninggalkan laki-lakinya.

Maka si perempuan kembali ke rumah sakit dengan sekelompok orang. Ia ternyata berencana melamar mantan pacarnya dan mengajaknya menikah.

Ia pertama kali datang dan memperlihatkan video bagaimana hancurnya perasaannya saat diputuskan orang yang ia cintai. Tapi ia yakin ia mampu hidup dan menua bersama.

Si pria lalu menangis setelah menton videonya. Lalu sekelompok pemain biola masuk ke kamar dan memainkan lagu yang romantis.

Sponsored Ad

Orang terakhir yang masuk ke ruangan adalah si perempuan. Wanita yang sangat ingin menikah dengan pacar yang telah memutuskannya. Ia sudah mengenangkan gaun pengantin dan membawa seikat bunga.

Sang perempuan masuk dan berkata “Kamu telah menjagaku selama empat tahun ini dan saya sangat bersyukur untuk itu. Sekarang giliran saya untuk melakukannya. Jika kamu setuju untuk mejadikan saya sebagai istrimu, maka ambilah bunga-bunga ini.”

Pria itu diam-diam mengangguk dan menariknya ke bawah untuk menciumnya.

“Saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk menjadi lebih baik, dan tetap memegang tanganmu sepanjang sisa hidup saya,” kata pria itu.

Itulah yang dinamakan cinta sejati. Meski fisiknya sudah tak sempurna, perempuan itu tetap merimanya apa adanya.

Sumber: Nakita

Keanu Reeves Jadi Aktor Paling Darmawan Tapi Selalu Terlihat Sedih, Ternyata Dibalik Kekayaannya Terpendam “Masa Lalu” yang Menyayat Hati!

Pada 1999 Keanu Reeves menjadi aktor paling ternama di seluruh dunia. Film Matrix yang dibintanginya meledak dan menghasilkan uang AS$ 463 juta atau sekitar Rp6,48 triliun. Film tersebut juga sempat dinominasikan meraih empat penghargaan Academy Award.

Sponsored Ad

Sayang, jalan hidup Keanu justru tak segemilang kariernya. Kehidupan aktor yang kini berumur 51 tahun ini menyedihkan. Bahkan oleh para penggemarnya dia dijuluki sebagai si Sedih Keanu.

Keanu lahir di Beirut, Lebanon dari rahim perempuan asal Inggris, Patricia Bond. Ayahnya pria asal Hawai, AS, Samuel Reeves. Saat berumur 3 tahun Keanu dan ibunya ditinggal pergi sang ayah yang terlibat narkoba. Dia dan ibunya kemudian pindah ke Kanada.

Di sana ibunya menikah lagi dengan pria lain. Tahun 1998 Keanu bertemu Jennifer Syme. Keduanya saling jatuh cinta. Setahun kemudian Jennifer hamil. Keanu girang bukan kepalang. Dia akan menjadi seorang ayah! Tapi Tuhan berkehendak lain. Anak mereka meninggal karena lahir 8 bulan.

Sponsored Ad

Tak lama setelah tragedi itu, pasangan ini berpisah. Setelahnya terdengar berita duka, Syme, perempuan yang dikasihinya juga tewas karena kecelakaan. Diduga karena depresi dan mengonsumsi obat.

Sponsored Ad

Keanu sendiri yang mengangkat peti mati Syme ke liang lahat dan menggambarkannya dengan kalimat, “hilangnya cinta dalam hidupku”.

Pada saat yang bersamaan, adiknya yang semula hanya menderita kanker darah ringan telah berubah menjadi pengidap kanker darah ganas. Keanu berjuang habis-habisan untuk memberikan pengobatan terbaik untuk adiknya. So, lengkap sudah penderitaan Keanu.

Dalam sebuah wawancara dengan Majalah Paradise, Keanu berkata, “Duka bisa berubah bentuk, namun tak akan pernah berakhir.”

Kedukaan yang teramat sangat biasanya akan mempengaruhi seseorang. Begitu juga dengan Keanu. Namun, alih-alih depresi dan terpuruk, dia justru lebih suka mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan.

Ketika film sekuel-sekuel film The Matrix ikut meledak, Keanu membagikan AS$80 juta (Rp1,12 triliun) dari total AS$114 juta honor dan bonusnya ke seluruh kru tim Matrix.

“Film ini tak akan pernah bisa dibikin tanpa kerja keras mereka. Jadi selayaknyalah mereka mendapatkan bonus yang layak,” ucap Keanu.

Sponsored Ad

Demikian juga dengan film-film yang lain. Keanu hampir tidak pernah menerima honornya utuh. Pasti dia akan membagi-bagikannya ke orang yang dianggapnya membutuhkan.  Berbanding terbalik dengan pundi-pundi kekayaannya, Keanu lebih suka tinggal di flat sederhana ketimbang rumah mewah. Dia menjadi satu-satunya aktor terkenal Holywood yang tak punya mansion mewah. Baju-baju yang dikenakannya pun sederhana.

Keanu sering tertangkap kamera paparazzi dan mata penggemarnya menghabiskan waktu untuk bercengkerama dan berbagi kue dengan para gelandangan. Keanu reeves tertangkap kamera sedang berbagi makanan dengan gelandangan.

Walau tak pernah mengucapkan secara langsung, Keanu seolah ingin berkata bahwa kebahagian bisa diundang dengan berbagi kepada sesama. Uang bukan lagi menjadi sesuatu hal yang aku pedulikan. Uang yang kumiliki sudah cukup untuk menghidupiku berabad-abad lamanya.

Jadi, lebih baik uang itu kubagikan ke orang-orang yang membutuhkan,” terang Keanu.

Anehnya, semakin sering dia membagikan uang, kekayaannya  justru makin cepat bertambah. Tuhan memang maha ajaib.

Sumber: Intisari Online

Aneh! Anak Cewek Ini Ingin Punya “Badan Yang Sangat Gemuk”, Tapi Ternyata Setelah Mengetahui “Alasannya”, Orang – Orang Mendadak Kagum Padanya!

Rasa sayang seorang anak untuk orang tuanya memang bisa diungkapkan dengan banyak cara.

Bagi bocah 11 tahun ini, cara yang dia lakukan adalah menambah berat badannya.

Gadis asal Cina ini menghabiskan waktu berminggu-minggu makan banyak agar berat badannya naik dan bisa menyelamatkan sang ayah.

Gadis bernama ZhenZhen ini harus menaikkan bobot tubuhnya agar bisa menyumbangkan sumsum tulangnya ke ayahnya yang menderita leukimia.

Dua tahun yang lalu ayah gadis itu, Luo Changming, didiagnosis menderita leukemia myeloid akut, salah satu kanker yang agresif.

Luo telah menghabiskan biaya hingga 200 ribu yuan untuk kemoterapi sejak saat itu.

Namun, kondisinya hanya menunjukkan sedikit kemajuan.

Awal tahun ini, dokter mengatakan kepada Luo bahwa kanker tersebut telah kambuh lagi dan transplantasi sumsum tulang menjadi satu-satunya harapan Luo.

Kedua orang tua Luo terlalu tua untuk menyumbangkan sumsum tulang mereka.

Sponsored Ad

Saudara perempuan Luo pun tak bisa menyumbangkan sumsum tulangnya karena tidak cocok.

Yang tersisa hanya Zhenzhen yang berusia 11 tahun.

Ibu gadis itu, Luo Xiaolan, mengatakan kepada Chengdu Economic Daily: “Aku bertanya kepadanya, ‘Sekarang kamu adalah satu-satunya yang menyelamatkan ayahmu, apakah kamu ingin menyelamatkannya?’ Dan dia berkata dengan tegas, ‘iya, saya tidak takut”

Namun dokter mengatakan bahwa ZhenZhen terlalu kurus untuk mendonorkan sumsum tulang belakangnya.

ZhenZhen hanya memiliki bobot 29 kg waktu ia menyetujui untuk jadi pendonor.

Donatur sumsum tulang belakang paling sedikit harus memiliki setengah berat penerima untuk memastikan mereka cukup kuat untuk menjalani prosedur ini.

Meskipun ZhenZhen termasuk anak yang pemilih soal makanan, dia rela makan banyak demi bisa menambah bobot tubuhnya.

“Kadang dia mengatakan kepadaku bahwa dia tidak mau makan lagi, tapi aku bertanya kepadanya, ‘apakah kamu ingin menyelamatkan ayah?’ Maka dia akan mencoba makan lagi,” kata ibunya.

Dalam waktu lebih dari sebulan, Zhenzhen menaikkan berat badannya menjadi 33,5 kilo dan sejak ayahnya kehilangan berat badan karena kondisinya, dokter memutuskan bahwa prosedurnya bisa berlanjut.

Sumber : Tribunnews

Sebelum “Mati Bunuh Diri”, Anak Ini Meninggalkan Sebuah “Catatan” Untuk Kedua Orang Tuanya! Saat Dibaca Isinya Bikin Air Mata terkuras Habis!

Hope peter merupakan seorang remaja yang memutuskan mengakhiri hidupnya di usianya yang ke 18 tahun.  Remaja transgender itu menulis sebuah catatan sebelum mengakhiri hidupnya. Setelah hope mengakhiri hidupnya, sang ibunda langsung membagikan catatan yang ditinggalkan oleh anaknya tersebut. Ternyata catatan itu berisi alasan mengapa hope mengakhiri hidupnya. Ternyata remaja itu merasa putus asa karena merasa hidup di tubuh yang salah.

“Aku tidak dapat melihat jalan keluar dari tubuh yang salah,” tulis Hope.

Hope yang terlahir sebagai laki-laki merasa jiwanya adalah seorang perempuan. Di catatan itu Hope mengatakan dirinya tidak tahan lagi hidup di dalam sebuah kebohongan. “Saya tidak bisa lagi menjalani hidup saya sebagai sebuah kebohongan,” tulis Hope. Remaja yang gemar bermain teater itu juga mengucapkan permintaan maaf untuk kedua orang tuanya. “Dear Mommy dan Papa, saya sangat menyesal melakukan ini pada kalian tapi saya telah bunuh diri dengan melompat dari lantai paling atas,” tulis Hope.

Hope juga mengatakan bahwa dirinya tidak bisa terus membohongi dirinya sendiri, remaja itu sadar bahwa dirinya adalah laki-laki, namun dorongan untuk menjadi seorang perempuan begitu kuat dari dalam hatinya. “Saya tidak bisa lagi menjalani hidup saya dalam kebohong, hidup sebagai anak laki-laki, bukan gadis yang seperti saya idamkan,” tulis Hope.

Remaja yang bernama asli Eric itu juga mengatakan bahwa dia sudah kehilangan harapan dan merasa ini adalah saat yang tepat baginya untuk mengakhiri hidup. Yang buat hati tersayat adalah Hope meyakinkan kedua orang tuanya bahwa alasan Hope mengakhiri hidupnya adalah bukan karena kesalahan orang tuanya namun karena memamng keinginan dirinya sendiri. Hope juga berharap orang-orang akan mengingatnya sebagai seorang transgender bernama Hope bukannya remaja laki-laki bernama ‘Eric’.

Sponsored Ad

“Saya sangat menyesal saya berbohong kepada Anda. Saya kehilangan harapan di dunia ini dan tidak dapat melihat jalan keluar dari tubuh yang salah, jadi saya memutuskan sudah saatnya hidup saya berakhir. Mohon maafkan saya atas dosa-dosa yang saya lakukan.

Saya ingin dikenang sebagai gadis remaja transgender bernama Hope.” tulis Hope. Dia menandatangani surat itu sebagai Eric / Hope. Diakhir pesannya Hope menulis catatan yang buat Ibunya tak berhenti meneteskan air mata. “Tolong jangan salahkan dirimu atau siapapun untuk kematianku,”

Dikutip TribunJakarta.com dari Mirror Patricia, mengatakanadia tidak percaya Hope telah melakukan dosa. Patria juga merasa hubungannya dengan Hope baik-baik saja, selama hidupnya Patrici merasa Hope begitu terbuka yang jujur. “Sejauh yang saya tahu, dia tidak diintimidasi,” ujar Patricia. Ibu Hope itu juga mengatakan setelah anaknya ditemukan tewas dengan cara mengenaskan, dia langsung menghubungi teman-teman terdekat Hope.

“Semua temannya yang kita ajak bicara, berkata tak ada yang menyaka ia akan melakukan hal ini,” ujar Patricia. Patricia juga mengatakan selama ini putranya terlihat ceria dan selalu bersemangat dalam menjalini hari-harinya. “Dia bilang tidak pernah ada masalah. Dia mengatakan kepada saya, Dia sangat senang kuliah dan berteater, ” ujar Patricia.

Siapa sangka senyum yang selama ini Hope tunjukan di depan teman dan keluarganya adalah sebuah senyuman palsu. Nyatanya remaja itu menyimpan sebuah masalah besar di dalam hatinya. Hope, yang tumbuh di Key Biscayne meninggal tepat menjelang ulang tahunnya yang ke 18 pada tanggal 14 April adalah seorang siswayang mencintai teater. Remaja itu bahkan bergabung dengan  Dewan Mahasiswa di Akademi MCA di Coconut Grove.

Hope juga pernah mendapatkan piagam penghormatan dari National Society of High School Scholars pada tahun 2016. Sebelum memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, Hope sebenarnya tengah menempuh pendidikan teater dan manajemen seni. Remaja pandai itu diterima oleh 11 perguruan tinggi dengan beberapa tawaran beasiswa.

Pihak universitas yang rutin mengajak mahasiswanya untuk sharing mengenai permasalahan pribadi  mengatakan tidak ada yang terlihat aneh dari Hope. “Saya tidak pernah menyangka Eric akan mengakhiri nyawanya,” ujar psikiater universitas. Patricia ibu yang ditinggal anaknya yang berpretasi berharap apa yang menimpa dirinya bisa menjadi pelajaran bagi orang tua lainnya. “Saya ingin mereka membuka hati, pikiran dan jiwa mereka untuk menerima situasi ‘unik’ yang mungkin diungkapkan atau dialami anak laki-laki mereka atau anak perempuan,” ujar ibunda Hope.

Wanita itu berharap agar orang tua lainya memberikan dukungan bagaimanapun keadaan anak mereka. “Perluas ruang di hati Anda untuk  memberikan dukungan kepada mereka agar mereka dapat menemukan identitas jender yang sebenarnya,” tutup Patricia.

Sumber : Tribunnews

Recent Posts