Home Blog

Anak Muda yang Suka Diam Aja Saat Worship di Gereja, Pasti Ngangguk Dengan 4 Alasan Ini…

Sumber: The Kansas City Star

Hampir setiap gereja pasti punya momen bernyanyi menaikkan lagu pujian dan penyembahan dalam setiap ibadahnya, entah itu Katolik, Kristen Protestan Lutheran maupun Kharismatik. Ada saja jemaat yang pasti begitu bersemangat bernyanyi dan ada juga yang hanya diam saja atau bahkan tampak seperti kebingungan.

Kalau kamu beribadah di gereja Kharismatik, kamu pasti tahu kalau gak ada ibadah tanpa dimulai dengan nyanyi pujian dan peyembahan. Tapi uniknya, seceria apapun lagu yang dinyanyikan ada saja jemaat yang rasanya enggan bernyanyi. Kebanyakan yang bisa kita lihat adalah anak-anak muda.

Belum lagi kalau kamu yang berasal dari gereja Lutheran dan tiba-tiba ibadah di gereja kharismatik. Kamu bisa bayangkan saat semua orang mulai menyembah Tuhan, kamu malah kelihatan canggung karena kebiasaan ini benar-benar asing buatmu. Akhirnya, kamu memilih untuk diam saja.

Kamu yang pernah mengalaminya pasti bakal ngangguk dengan 4 alasan ini:

1. Gak Tahu lagu

Pernah gak sih ikut ibadah tapi worship yang dibawakan sama sekali gak familiar di telingamu? Sering pastinya ya. Daripada salah-salah ngucap dan sok tahu, kamu pun milih diam aja. Sekali-kali nundukin kepala. Atau kalau kamu orangnya woles aja, kamu malah ngeliatin gaya orang-orang yang lagi khusyuk nyanyi.

2. Kurang Tidur Karena Begadang

Ada banyak alasan seseorang ketiduran saat penyembahan di ibadah. Bisa jadi mereka begadang di malam harinya. Kalau buat anak muda ya gak jauh karena nonton bola kali ya. Kalau anak cewek mungkin karena curhat-curhatan sama temmen sampai lupa waktu.

3. Lagu Praise dan Worshipnya terlalu mellow

Ibadah yang diawali dengan lagu-lagu mellow biasanya akan bikin jemaatnya malah ketiduran. Jangan tanya deh apa yang kebanyakan anak-anak cowok lakuin waktu lagi penyembahan. Kebanyakan dari mereka milih nunduk, tapi ketiduran dalam alam mimpi. Jujur aja ya, aku aja pernah ngalamin kog.

4. Worship Leader /pemimpin pujian lupa dengan jemaatnya

Pernah gak ketemu sama worship leader (pemimpin pujian) yang terlalu fokus sama performanya di depan jemaat? Dia lupa kalau sebenarnya dia itu fungsinya cuma nge-leadjemaat doang supaya ikut merasakan hadirat Tuhan. Eh malah dia keasyikan sendiri nyanyi. Tipe WL begitu biasanya bakal bikin anak-anak muda justru asyik juga sama kesibukannya sendiri. Ada yang main-main HP, ada juga yang malah cuman mantengin performa si WL karena jadi pusat perhatian.

Sebagai orang Kristen yang tahu persis bahwa pujian dan penyembahan kepada Tuhan harus dilakukan dengan sikap hormat. Tapi sebagai manusia, mungkin kita kadang lupa dengan hal ini. Tapi kalaupun kamu memang sulit untuk fokus ikut praise dan worship, kamu mungkin bisa mencoba berdoa dulu dan memfokuskan diri menghadap Tuhan sendiri jauh dari keramaian. Bagaimanapun, penyembahan gak hanya bicara soal kita ikut bernyanyi atau tidak, tapi bagaimana sikap hati kita menyembah Tuhan. Penyembahan juga gak bicara soal musik, tapi soal ketaatan kita setiap hari kepada Tuhan.

Sumber : Jawaban.com

Pemeran Yesus Ini Memilih Karir Perfilman Yang Dapat Menyelamatkan Banyak Jiwa Bagi Yesus

Sumber: https://ctd-thechristianpost.netdna-ssl.

Jim Caviezel merupakan aktor yang berperan sebagai Yesus dalam film The Passion of the Christ pada tahun 2014 lalu. Ia mengatakan ada banyak kesaksian yang dialaminya selama masa shooting saat itu. Ia merasakan bagaimana dirinya terkena cambuk asli, memikul beratnya salib, bahkan Caviezel tersambar petir pada saat adegan Yesus disalibkan.

Perjumpaan Caviezel dengan Tuhan

Semuanya itu membawa Caviezel dalam pergumulan yang luar biasa, dimana ia merasa heran mengapa Yesus yang merupakan 100 % manusia mampu bertahan dalam penyiksaan yang begitu besar saat disalibkan. Caviezel bersaksi kalau pergumulannya tersebut membuat dirinya semakin dekat dengan Tuhan.

Dilansir dalam The Christian Post, Caviezel mengatakan kalau dirinya hanya akan membintangi sebuah film hanya jika dirinya percaya kalau film tersebut dapat membawa banyak jiwa untuk Kristus. Hal ini ia dapatkan setelah dirinya mendapatkan sebuah pesan dari Tuhan yang mengubahkan seluruh kehidupannya saat berperan sebagai Yesus dalam film The Passion of The Christ.

Pernyataan Caviezel mengenai panggilannya

“Tuhan datang saat saya sedang dalam adegan disalibkan, Dia berkata ‘Mereka tidak mengasihi saya. Mereka sedikit sekali,” ungkap Caviezel. Kejadian tersebut membuat Caviezel membatin “Aku akan mengasihiMu, dan aku akan memberitahuMu bahwa aku mengasihiMu. Aku akan mengatakan hal tersebut kepada khalayak, aku tidak peduli mengenai apa yang orang akan katakan.”

“Inilah kenapa Tuhan kita sangat merasa kesepian, ciptaanNya tidak mengasihinya,” lanjutnya. “Dan, Dia bisa memaksa kita untuk mengasihiNya, tetapi, apakah itu benar-benar kasih? Aku rasa tidak. Aku merasa sangat diberkati karena aku bisa menyampaikan kisah-kisah tersebut, yang aku tahu kalau kisah tersebut akan membawa banyak jiwa untuk kembali padaNya, bahkan bagi mereka yang tidak percaya.”

Baca juga: Dibalik Lagu Rohani Ini, Ada Kesaksian Yang Luar Biasa, Lho. Simak Kisahnya Dalam Filmnya!

Ikut andil dalam film Paul, Apostle of Christ

Dalam film yang berkisah mengenai perjalanan Rasul Paulus ini, Caviezel berperan sebagai Lukas, seorang kerabat Rasul Paulus dalam film rohani yang berjudul “Paul, Apostle of Christ.” Hampir tiga dekade setelah kematian dan kebangkitan Kristus, Rasul Paulus mendekam di penjara Roma, menunggu eksekusi di bawah perintah dari Nero.

Sementara itu, orang-orang Kristen mula-mula mengalami penganiayaan yang hebat. Dalam keadaan seperti ini, Lukas mengunjungi Rasul Paulus di penjara, dengan harapan dapat mengumpulkan nubuatan-nubuatan, nasihat dan pengharapan bagi orang-orang percaya saat itu.

Caviezel yang tengah bersiap dalam sekuel film The Passion Of The Christ 2 berharap kalau film yang berkisah tentang Rasul Paulus ini bisa menginspirasi dan mengembalikan banyak jiwa.

Sumber : thechristianpost/jawaban

5 Artis Film Porno yang Temukan Tuhan

Sumber: onaislam.com

Menjalani profesi sebagai bintang film porno memang dilatarbelakangi oleh beragam faktor. Banyak yang membenci mereka lantaran dianggap berperan merusak moral generasi muda dan dianggap sebagai seorang yang tercemar. Namun hal itu tidak membuat mereka terus menggeluti profesi mereka di dunia penuh dosa itu.

Diantara sejumlah banyak bintang porno, lima artis ini nyatanya bisa terlepas dari jerat pornografi setelah mereka mengaku bertemu Tuhan. Siapa sajakah mereka?

Shelley Lubben

Sebelum terkenal sebagai artis porno, Shelley Lubben menjalani hidup sebagai PSK dan akhirnya dia terjun ke industri pornografi. Setelah dia menderita penyakit herpes genitalia dia memutuskan untuk bertobat dan meninggalkan dunia pornografi. Ketika ia mengalami kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya, Shelley menyadari bahwa Tuhan menolongnya dari peristiwa nahas itu. Dari sanalah, ia perlahan-lahan menata kembali kehidupan barunya. Kini ia aktif untuk menjangkau pria dan wanita di industri pornografi melalui lembaga bernama Pink Cross Foundation.

Jeanne Presley

Jeanne Presley, yang bernama asli Brittni Ruiz ini meninggalkan industri pornografi yang telah digelutinya selama 7 tahun setelah bertemu dengan lembaga Kristen yang bergelut menjangkau pekerja seks. Setelah setidaknya membintangi sebanyak 275 film porno, Jeanne pun bertobat. Pada tahun 2013 silam, ia secara pribadi menyerahkan hidupnya kepada Tuhan dan meninggalkan industri tersebut. Kini, ia menjajaki karir di sebuah perusahaan limosin dan turut mendukung lembaga penjangkauan yang telah menyelamatkan masa depannya untuk menjangkau orang-orang yang masih bergelut di industri pornografi.

Chrissy Moran

Chrissy Moran meninggalkan dunia industri pronografi setelah membintangi lebih dari 40 film dewasa. Dan menjadi model di majalah Playboy dan Hustler. Mengaku tidak pernah menikmati pekerjaan itu, maka pada tahun 2006 Chrissy pun memutuskan untuk meninggalkan industri seks dan kembali mengejar Tuhan dan kekudusan hidup. Dan kini, ia bahkan bekerja di Treasures, sebuah lembaga yang membantu wanita untuk lepas dari industri pornografi.

Melisa Scott

Melisa Scott yang dulunya dikenal sebagai Barbie Bridges ini memutuskan bertobat dan mengambil sekolah teologi. Pertobatan ini tentu tidak mudah, karena awalnya banyak orang yang meragukan tekat Melisa lantaran dirinya sudah dikenal lama dan sukses dalam industri pornografi. Namun lambat laun, publik dan gereja benar-benar percaya bahwa Melisa sudah benar-benar menyerahkan hidupnya untuk melayani Tuhan di gereja.

Crystal DiGregorio

Crystal DiGregorio dikenal juga dengan nama Nadia Hilton. Saat masih menggeluti dunia pornografi, ia sukses menginjak tangga popularitas dan dinobatkan sebagai bintang porno termahal. Namun pada tahun 2013 lalu, ia pun memutuskan untuk meninggalakn dunia pornografi setelah mengalami kecelakaan nahas. Ia ditolong oleh seorang pemuda dari pelayanan gereja pantekosta bernama Dave Bassete, yang kemudian saling jatuh cinta. Dari Dave, Crystal mulai mengenal Tuhan dan memutuskan untuk beralih profesi menjadi pelayan gereja.

Tuhan selalu memberikan kesempatan kedua bagi setiap orang yang pernah terjatuh dalam dosa-dosanya. Dan sekalipun pornografi adalah dunia yang sangat kotor, tetapi Tuhan tetap mengulurkan tangan untuk menyambut anak-anak-Nya yang terhilang dan memberikan kesempatan untuk berubah dari kehidupannya yang lama. Sebab tiada pertobatan yang terjadi, kalau bukan Tuhan yang bertindak menjamah hati setiap pribadi manusia yang berdosa.

Sumber : Berbagai Sumber/jawaban.com/ls

Wow! 6 Fakta Dibalik Pembuatan Film The Passion of Christ ini Perlu Kamu Ketahui

Sumber: Patheos

Siapa sih yang enggak tahu film Passion of The Christ? Pasti sebagian besar dari kamu sudah pernah menonton film garapan Mel Gibson ini. Meskipun sudah dirilis tahun 2004 lalu, masih banyak gereja yang menayangkan film ini pada acara-acara tertentu seperti hari Paskah, memang film The Passion of The Christ ini layak disebut sebagai film terbaik yang berhasil mentransformasikan kehidupan Yesus kepada banyak orang.

Namun dibalik kerennya film ini, ada beberapa fakta yang menyelimuti produksi film The Passion of the Christ. Fakta-fakta ini mungkin akan mengejutkan kamu semua :

1. JIM CAVIEZEL TERLUKA SAAT MEMIKUL SALIB

Jim Caviezel merupakan aktor yang dipercayai Mel Gibson untuk memerankan sosok Yesus. Menurut kesaksiannya kepada beberapa media bahwa hal yang paling menyakitkan yang dialami oleh Jim Caviezel dalam penggarapan film Passion of the Christ adalah saat tulang bahunya mengalami pergeseran ketika ia harus memikul sebuah salib dengan berat 130 pon.

Kita bisa membayangkan bagaimana Yesus harus membawa beban seberat itu setelah dicambuk, dan dipasangkan mahkota duri di kepalanya. Jim melakukan adegan mengangkat salib itu dengan bahu yang tergeser, meski kita tahu bahwa ia tidak melintasi seluruh perjalanan, tapi ekspresi sakit di wajahnya sangat terlihat. Luarbiasa sekali!

2. FILM INDEPENDEN TERLARIS TERTINGGI ADALAH FILM “PASSION OF THE CHRIST”

Dilansir dari kapanlagi.com film ini meraup 72 juta penjualan tiket hanya dalam 3 hari sejak dirilis di bioksop. Wow! Akhirnya film ini berhasil dinobatkan sebagai film independen terlaris. Film ini tidak hanya menarik perhatian orang-orang Kristen, namun film ini juga mendapat daya tarik di seluruh dunia.

Bagaimana tidak, film ini adalah film yang seakan-akan menjawab imajinasi semua orang tentang Yesus yang harus mati di atas kayu salib untuk menebus dosa semua umat manusia.

3.PENAMPILAN JIM CAVIEZEL BERUBAH DRASTIS UNTUK MEMERANKAN SOSOK YESUS

Jim diberi hidung palsu dan garis rambutnya harus diangkat, bahkan mata birunya berubah menjadi cokelat dalam film Passion of The Christ ini. Tidak ada yang mengetahui apakah Yesus memiliki mata biru ataupun cokelat, namun Mel Gibson ingin mengubah sang aktor menjadi semirip mungkin dengan gambaran Yesus dipikiran umat-umat Nya. Banyak versi yang bisa kita pelajari tentang sosok Yesus, namun menurut saya (penulis) Mel Gibson merealisasikan wajah Yesus dengan sangat baik. Gimana menurut kalian?

4. PETIR MELANDA BEBERAPA KALI SAAT SYUTING BERLANGSUNG

Asisten Direktur, Jan Michel tersambar petir sebanyak dua kali saat syuting film Passion of The Christ. Ditambah lagi adanya rumor bahwa sebenarnya Jim juga tersambar petir saat digantung di kayu salib. Memang saat pengambilan gambar Yesus di atas kayu salib, cuaca tiba-tiba seperti akan turun badai dan posisi Jim lebih tinggi dari para kru yang bertugas.

Dia pun tersambar petir hingga rambutnya mengeluarkan asap. Apakah itu suatu pertanda bahwa Yesus menyetujui film tersebut? Atau apakah itu suatu pertanda bahwa iblis ingin membatalkan film tersebut?

5. JIM TIDAK SENGAJA TERCAMBUK DUA KALI

Menurut kesaksian Jim, dalam adegan tersebut badan Jim hanya dilapisi papan setebal 6 cm, saat syuting tidak sengaja aktor yang berperan sebagai prajurit Romawi mengenai bagian tubuh Jim yang tidak terlapisi papan. Akibatnya cambukan itu meninggalkan luka 36 cm di sekitar punggungnya dan itu benar-benar sakit.

Coba tonton lagi filmnya, dan lihatlah apakah kamu bisa menemukan ekspresi kesakitan Jim saat cambuk itu menghantam badannya.

6. SEBAGIAN BESAR PEMERAN DAN KRU MENGUBAH IMAN MEREKA SETELAH SYUTING FILM TERSEBUT

Karena banyaknya kejadian-kejadian tak terduga dalam penggarapan film tersebut, banyak diantara para kru dan para aktor yang beralih agama menjadi Kristen. Salah satu orang yang bertobat adalah seorang ateis yang berperan sebagai Yudas Iskariot, namanya Luca Lionello.

Selain kepada para kru, saya juga percaya dampak yang diberikan film ini terhadap penontonnya juga sangatlah besar. Gimana menurut kamu?

Sumber : Berbagai sumber/jawaban.com

Musisi Rocker Alice Cooper : Karena Iman Dalam Yesus Membuat Saya Lepas Dari Alkohol

Sumber: Jawaban.com

Siapa sih yang nggak kenal dengan Alice Cooper? Bagi kamu pecinta musik heavy metal dan rock, tentulah kamu mengenal penyanyi terkenal asal Amerika ini.

Dikenal sebagai penyanyi yang berhasil membentuk citra horor sebagai ciri khas penampilan panggungnya, Alice Cooper, pemilik nama asli Vincent Damon Furrier ini ternyata hampir empat dekade selalu jatuh bangun dalam kondisi buruk.

Memulai karir sejak usia 16 tahun, Alice Cooper termasuk penyanyi yang sangat terkenal dan sukses. Bahkan dia mengeluarkan banyak single dan berhasil meraih Grammy Awards sebanyak dua kali. WOW!

Musik hevay metal dan panggung aksi horor benar-benar membesarkan nama Alice Cooper. Namun siapa sangka bahwa kehidupan ketenaran ini justru membawa dirinya kepada sebuah kehancuran. Dia jatuh sakit, muntah darah dan tubuhnya menjadi kurus kering. Dia tahu kalau ada sesuatu yang salah dalam kebiasaan hidupnya.

“Segala sesuatu yang salah benar-benar menutup dalam diriku,” ungkap Alice kepada New York Daily News. “Aku suka minum-minum dengan Jim Morrison dan Jimi Hendrix bahkan aku berusaha mengikuti Keith Moon, dan mereka semua sudah mati di usia 27 tahun,” jelasnya.

Cooper dengan sangat cepat menyadari bahwa jika dia nggak berhenti minum, dia pasti akan cepat mati. Ini juga terjadi pada bintang-bintang rock terkenal dunia lainnya yang mengelilinginya; mulai dari Keith Moon dan Jimi Hendrix yang disebutkannya. Di tepi keputusasaan dan didiagonis sebagai “pecinta Alkohol,” Cooper ternyata kini mampu beralih menjadi hamba Tuhan yang setia.

“Saya dan istri sama-sama orang Kristen,” kata musisi yang berusia 70 tahun tersebut. “Ayah saya adalah seorang pendeta, kakek saya seorang penginjil. Saya dibesarkan di gereja, namun saya pergi meninggalkan gereja, jauh dari Tuhan dan hampir mati lalu kemudian saya kembali lagi ke gereja.”

Cooper menyadari bahwa imannya kepada Yesus nggak seharusnya semakin jauh hanya karena bakatnya sebagai seorang musisi.

“Tidak ada dalam agama Kristen mengatakan bahwa saya nggak bisa menjadi bintang rock,” lanjutnya. “Orang-orang memiliki pandangan kekristenan yang sangat melengkung. Mereka pikir, dengan berdoa sepanjang hari dan tidak melakukan kesalahan atau berbuat baik, maka kita akan menjadi sayap kanan Allah. Ternyata tidak, itu sama sekali nggak ada hubungannya. Kita layak menjadi sayap kanan hanya karena Yesus Kristus.”

Cooper tentu membedakan dirinya dari banyak orang diindustrinya. Dia mengatakan bahwa dia belajar Alkitab tiap hari, selalu setia dan menghadiri gereja setiap hari minggu. Sekarang dia memulai karir yang sedikit berbeda, dia tidak lagi sebagai penyanyi namun dia berkecimpung dalam dunia teater. Cooper akan berperan sebagai Raja Herodes dalam siaran langsung produksi klasik Andrew Lloyd-Webber “Jesus Christ Superstar.”

“Tau nggak sih kalian, bahwa mereka akan memberiku peran sebagai penjahat?” katanya kepada Rolling Stone mengenai peran barunya. “Ketika kesempatan ini datang, mereka berkata “Hei, kok kamu nggak menjadi Jesus Christ Superstar?” Dan aku berkata: “Aku juga bisa menjadi Judas dan Herodes kan?” Dan mereka berkata, “Herodes. OK, saya tahu bahwa itu akan datang.”

Tapi nih, sebagai orang kristen sendiri, bukankah aneh memainkan karakter seperti itu?

“Tidak, tidak, tidak.” kata Alice. “Dibelakang otak saya, ada saatnya saya benar-benar marah ketika saya membaca passion play mengenai Yesus yang dipelakukan dengan ngeri. Dan pada saat yang sama, saya menyadari bahwa saya memainkan peran dari salah satu orang yang melakukan ini. Tapi saya melihatnya murni sebagai karya seni dan langsung dari Alkitab. Saya mungkin akan lebih sulit memainkan Judas daripada saya memainkan Herodes. Akan sangat sulit memainkan peran orang yang menikam Yesus dari belakang.”

Selamat buat perubahan Alice Cooper, semua karena Tuhan Yesus. Alice berhasil memberi dirinya kesempatan untuk berubah dan kembali lagi kepada jalan kebenaran. Dia benar-benar berhasil dan mengikuti Firman.

Gimana denganmu?

Sumber : cbn.com/jawaban.com

Jangan Lekas Putus Asa, Lihatlah dengan Mata Iman!

Jangan Lekas Putus Asa, Lihatlah dengan Mata Iman!

Ibrani 11:1

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 18; Matius 18; Amos 6-7

Bertahun-tahun yang lalu, kami pindah ke Kansas agar suami saya bisa mendapatkan pekerjaan. Sampai titik ini, kami tinggal di sebelah timur Atlanta dimana terdapat hutan yang luasnya berhektar-hektar. Bayi-bayi kami lahir dan dibawa pulang ke rumah kami yang bergaya cedar-sided cabin dengan beranda depan yang luas. Tempat ini adalah “surga” bagi kami – sebuah areal kecil yang dikelilingi oleh beberapa tetangga. Pada sore biasanya, saya mendaki melintasi padang rumput di tanah tetangga untuk menemui sahabat saya, Barbara, dan anak-anaknya. Dengan kepindahan ke Kansas ini, kami ingin menangkap gaya hidup yang sama – rumah ala pedesaan dengan banyak tetangga, namun tempat yang lapang untuk membesarkan anak-anak. Kami berangkat untuk menjelajahi daratan di utara area perkotaan.

Saya ingat bagaimana hati saya terenyuh ketika kami menjelajahi jalan-jalan di pedesaan. Ini bukanlah tanaman hijau yang padat di Atlanta. Ladang pertanian yang luas dan datar membentang di depan mata saya, hanya ada rumah di sana-sini. Saya berpikir, “Jika kami memilih lokasi ini, seperti apa jadinya hidup kami? Di mana saya akan menemukan teman, teman bermain KELUAR DI SINI?” Suami saya akan memiliki perjalanan panjang ke kota dan hampir setiap hari akan dihabiskan tanpa bantuannya. Namun, ia tampak begitu bersemangat berada di wilayah baru ini. Saya pun berusaha keras untuk tetap bersemangat.

Kami memilih daerah ini dan pindah sementara ke rumah dekat kota kecil. Suami saya belum puas. Dia masih ingin “keluar lebih jauh.” Dia meneliti iklan-iklan yang menjual tanah sampai akhirnya dia menemukan kesepakatan yang bagus, luas lahan yang dia rindukan dengan harga yang masuk akal. Sekarang, saya juga mencintai pedesaan. Saya sesungguhnya selama ini hanya takut dengan isolasi dan kesepian.

Saya ingat pertama kali kami berkendara untuk melihat penemuan hebat ini. “Sungguh berantakan!” Itulah kata-kata yang terlintas pertama di dalam pikiran saya. Ada “rumah bawah tanah” – beberapa bentuk rumah bumi primitif yang terlihat seperti bunker beton. Ada gudang yang letaknya di bawah rumah. Saya hanya bisa membayangkan berapa banyak laba-laba coklat yang bersarang di sana! Tumpukan sampah, pagar rusak, dan kawat duri yang terjerat di barisan pagar ada di mana-mana.

Namun, suami saya melihat sesuatu di luar masa sekarang. Ketika lumbung tua diubah menjadi kolam, ruang bawah tanah dibakar, dan pagar dibersihkan, kami membuat sebuah fondasi. Hari itu akhirnya datang ketika kami duduk di kursi panjang rotan putih di teras depan, tempat tidur dipenuhi dengan bunga bridal-wreath spirea, iris, dan banyak lagi. Kami memiliki rumah yang indah dan anak-anak kecil dari kota dan gereja dan bahkan dari ujung jalan menjadi teman baru.

Saya sering memikirkan respons pertama saya dan tanggapan suami saya terhadap tanah sebagai simbol untuk bagaimana kita bereaksi terhadap banyak pengalaman hidup. Betapa berbedanya kita melihat keadaan kita tergantung pada “mata” yang kita gunakan. Ketika kita melihat hal-hal di alam, kita mungkin tidak melihat apa pun, rintangan, atau lebih banyak kesedihan dan berpikir, “Tidak ada yang baik yang bisa datang dari sini. Tidak ada yang berubah. Tidak ada harapan. Ini tidak akan pernah bisa menjadi lebih baik.” Ketika melihat dengan mata “alami”, hati kita bisa menjadi sangat berat. Tetapi apa yang terjadi ketika kita melihat gambar yang sama dengan mata “spiritual”, mata iman? Saya sering berpikir tentang kitab Ibrani dan deskripsi indah penulisnya tentang Abraham:

“Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia. Itulah sebabnya, maka dari satu orang, malahan orang yang telah mati pucuk, terpancar keturunan besar, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, yang tidak terhitung banyaknya.” Ibrani 11:11-12

“Lakukan seperti kamu sebentar lagi mati!” Tidak dapatkah kamu melihat seorang Abraham yang tua melihat ke arah tangannya yang sudah tidak seperti dulu lagi dan ke arah Sarah, namun menyatakan, dengan sepenuh hati, “Dia yang memberikan janji itu adalah SETIA. Saya memilih untuk percaya!!”

Hari ini, jika kamu berkecil hati, melihat keadaanmu seolah-olah mereka adalah “rumah tua dan gudang yang rusak,” datanglah kepada Tuhan dan mintalah pertolongan-Nya. Pilihlah untuk memercayai janji-Nya bahwa Ia mengetahui “rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11)

Tuhan Sangat Ahli Mengubah Keadaan yang Tak Berpengharapan Menjadi Penuh Pengharapan !

Sumber : Jawaban.com

Ia “Putus dengan Sang Kekasih dan Kehilangan Pekerjaan”, Siapa Sangka Setelahnya Terjadi Keajaiban yang Mengejutkan Dirinya!

Apakah kamu pernah mengalami masa-masa dimana kerap kali mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan secara terus menerus dan akhirnya membuat kamu hampir ‘gila’? Seperti apa yang dialami oleh gadis satu ini, Vimolwan. Pada awalnya ia berencana akan pergi berlibur bersama sang kekasih ke Jepang, siapa sangka beberapa hari sebelumnya sang kekasih malah minta putus. Selain itu, ia surat lamaran pekerjaannya pun ditolak.

Vimolwan merasa kalau ia sungguh sial tahun ini dengan banyaknya kejadian buruk yang menimpanya. Namun, ia merasa uang yang dikeluarkan untuk membeli tiket berlibur ke Jepang sangat sayang jika harus dibiarkan hangus begitu saja. Maka, walau sudah putus dengan sang kekasih, Vimolwan tetap pergi berlibur seorang diri untuk menghibur diri dan melupakan hal-hal buruk ini.

Sponsored Ad

Sayangnya, selama berlibur di Jepang, Vimolwan lagi-lagi merasa tidak beruntung. Banyak hal yang tidak berjalan sesuai harapannya. Sesampainya di Tokyo, Vimolwan bahkan baru sadar kalau dirinya tidak membawa uang. Selain itu, perjalanannya selama di Jepang pun tidak berjalan lancar. Ia lalu menggunakan tagar #TokyoUnexpected saat membagikan foto-fotonya di Instagram.

Siapa sangka ternyata ada seorang pria Thailand yang juga menggunakan tagar yang sama dengan dirinya. Namun, Vimolwan tidak peduli sama sekali. Ia hanya berpikir mengapa ia memutuskan untuk datang ke Tokyo seorang diri. Lebih sialnya lagi, Vimolwan melihat melalui Instagram bahwa sang mantan sudah mempunyai kekasih baru! Hal ini tentu saja membuat dirinya semakin terpuruk dan bersedih.

Namun, Vimolwan menyadari kalau ia terus bersedih seperti ini, ia tentu saja tidak akan bisa menikmati liburannya selama di Jepang. Ia lalu mulai sadar dan kembali menjadi gadis yang ceria. Vimolwan akhirnya bisa menikmati aktivitasnya selama berada di Jepang.

Di hari terakhirnya berada di Jepang, seorang pemilik bar menyarankan pada Vimolwan untuk pergi melihat matahari terbit di Gunung Fuji sebelum pulang ke Thailand. Vimolwan sendiri sebenarnya sangat ingin melihat pemandangan indah itu, tapi ia merasa kalau ia harus pergi dulu ke Gunung Fuji, ia tidak akan sempat mengejar pesawat untuk pulang.

Setelah sempat ragu, namun akhirnya Vimolwan memutuskan untuk pergi melihat matahari terbit. Di tengah perjalanan, lagi-lagi dirinya mendapati masalah karena mobilnya mogok! Untung saja ada orang baik yang kebetulan lewat untuk membantunya dan Vimolwan pun bisa melihat pemandangan indah matahari terbit di Gunung Fuji.

Melihat pemandangan yang begitu indah membuat Vimolwan sadar bahwa tidak jadi pergi bersama sang kekasih pun bukanlah suatu perkara besar. Ia tetap masih bisa menikmati perjalanan, makan makanan enak dan mencoba berbagai banyak hal baru yang menarik. Perlu diingat bahwa kita harus bisa menikmati setiap detik yang terjadi dalam hidup kita dan mengambil sisi positif dari segala hal.

Sama seperti yang akhirnya dialami oleh Vimolwan. Mungkin memang ia telah berpisah dengan lelaki yang dicintainya, namun ternyata ada seorang lelaki baru yang mulai menaruh hati padanya. Maka kita harus selalu berpikir positif. Dengan berpikir positif, maka hal positif pun akan datang dengan sendirinya. ^^

Sumber: Youtube

Pria Ini Sudah 87 Kali Mengejarku. Tapi, Saat Aku Mulai Mau Buka Hati, “Hal Mengejutkan” Ini Terjadi!

Seorang gadis asal Thailand bernama Khun ini mengidap suatu penyakit yang disebut dengan philophobia, yaitu satu penyakit mental dalam diri seseorang yang takut untuk jatuh cinta dan dicintai. Memang sebelumnya ia bisa mengidap penyakit ini berdasarkan pengalaman orang lain yang dilihatnya. Contohnya, ayah dan ibunya yang bercerai.

Meski Khun tampak seperti wanita normal yang cantik dan disukai banyak pria, tapi ia selalu menolaknya karena alasan takut. Ia menganggap semua pria itu sama. Jadi, hingga kini ia masih sendirian.

Ada seorang pria di kantornya bernama Fei yang sudah mengejarnya sebanyak 87 kali, tapi selalu gagal. Sampai suatu hari, Khun merasa ingin mencoba membuka hatinya untuk Fei. Pada acara pesta makan malam kantor, Khun menerima tawaran Fei untuk menari bersama. Semua berjalan lancar dan terasa menyenangkan, sampai ketika Fei menggandeng tangannya, Khun langsung melepaskannya dan pergi. Hal ini membuat tentu Fei kebingungan.

Khun lari ke toilet dan disana ia mencoba menenangkan dirinya. Sepertinya penyakit takut jatuh cintanya kumat lagi. Setelah itu, ia kembali ke acara dan tiba-tiba Fei yang sedang mabuk ini langsung merebut mikrofon di atas panggung dan berkata,

“Khun dimana? Aku sangat menyukaimu. Tapi, kamu sepertinya sangat benci terhadapku. Aku sudah mengejarmu ratusan kali, tapi sedikit pun kamu gak peduli, tidak ada balasan darimu, bahkan sekali saja. Aku gak mau buang-buang waktu lagi. Aku masih punya kehidupan. Aku selama ini tulus baik sama kamu. Khun, aku mau tanya sama kamu, apa kamu mau menerima aku?”

Khun yang mendengar ini semua hanya bisa terdiam dan membuat Fei marah tidak karuan. Khun langsung pergi meninggalkan tempat dan menangis di luar.

Temannya yang bernama Shan datang sambil membawa payung dan mencoba menghibur Khun. Tapi, Khun berkata bahwa semua pria itu sama saja. Hanya baik di depannya, tapi begitu sudah menjalin cinta pasti berubah jadi egois. Khun merasa dirinya selamanya akan sendirian, tidak ada yang menemani.

Tanpa disadari, Shan selama ini menyimpan perasaan pada Khun. Ia tahu bahwa Khun memang memiliki penyakit takut jatuh cinta. Tapi, baginya ini tidak masalah. Selama mereka bisa terus bersama, ia bisa menerima Khun apa adanya.

Berikut film pendeknya:

Sumber: youtube

Setiap Malam, Ia Harus Mendengarkan “Rekaman Ini” agar Bisa Tertidur. “Kisah Dibaliknya” Sangat Tragis!

Setiap malam, wanita ini akan mendengarkan rekaman ini khusus untuk menemaninya tidur. Dulunya, ia tidak bisa tidur bila ada suara-suara, karena dirinya sangat sensitif terhadap suara. Tapi kini, tanpa rekaman ini, ia tidak akan bisa tertidur tenang.

Sponsored Ad

Semua ini berawal dari kisah dirinya dan suaminya. Wanita ini adalah seorang l’accordeur, ahli tuning piano. Sedangkan sang suami adalah karyawan perusahaan biasa.

Suami baru saja menghadiahkan istrinya sebuah piano klasik.

Sang wanita menyukai suara desiran ombak dan angin laut, karena itu, mereka berdua tinggal di tepi pantai.

Mereka hidup bahagia dan harmonis, mereka saling mencintai dan saling memperhatikan satu sama lain.

Namun, ternyata tidak semua pasangan itu sempurna. Wanita yang sensitif terhadap suara ini, setiap hari harus berhadapan dengan suara ngorok suaminya yang nyaring. Hampir setiap malam ia merasa terganggu dan tidak bisa tidur.

Sponsored Ad

Segala macam cara sudah dicoba untuk menghentikan suaminya, namun tidak berhasil.

Ia yang kesal lalu merekamnya sebagai bukti untuk diperlihatkan kepada suaminya.

“Suara ngorok kamu seperti suara godzila.. tahu gak?” kata wanita itu.

“Masa sih???” jawab suaminya nggak percaya.

Awal-awal pernikahan mereka berjalan manis dan penuh dengan canda tawa. Namun, malangnya…Tuhan ada rencana lain..

Saat suaminya mau berangkat bekerja, ia melihat seorang anak kecil berlari menyeberangi jalan tanpa melihat jalan.

Sang suami menyelamatkan anak itu dan nyawanya tak terselamatkan.

Sponsored Ad

Suaminya ternyata meninggalkan wanita itu lebih dulu. Meninggalkan wanita itu dalam kesendirian dan keheningan.

Kini, setiap malam sebelum tidur, wanita itu akan melihat rekaman yang dulu dibuatnya saat suaminya sedang tidur dan mengorok nyaring.

Keheningan malam yang dulunya ia sukai kini menjadi saat yang dia takuti, karena tidak ada lagi kehadiran suaminya.

Mendengar suara rekaman itu, ia baru bisa tertidur tenang, seakan-akan suaminya ada di sampingnya menemaninya.

Sumber: Youtube

Mertua Selalu Nyinyir karena Aku Belum Juga Hamil, Namun Setelahnya Terjadi Hal Mengharukan dan Kata Netizen:”Sama Kayak Aku!”

Beberapa orang mungkin bisa saja dengan cepat langsung mendapat momongan, namun ada pula beberapa pasangan yang mengalami kesulitan. Banyak cara kemudian mulai dilakukan, mulai dari banyak minum minuman herbal yang membantu kesuburan, konsultasi dengan dokter, dan juga harus menerima berbagai macam suntikan obat setiap harinya.

Banyak wanita kemudian harus berjuang dan melakukan berbagai macam prosedur yang terbilang tidak mudah untuk mewujudkan impian agar bisa segera mendapatkan momongan. Sama seperti kisah dari wanita satu ini yang telah berjuang dalam waktu yang lama bersama suaminya agar bisa memiliki anak.

Pada hari itu, adik iparku membawa anaknya pulang ke rumah. Kebetulan karena adik iparku sedang hamil anak kedua, ibu mertua memintaku untuk membuatkan sup ayam untuknya. Namanya seorang ibu, memang sudah sewajarnya mengkhawatirkan anak perempuannya yang sedang hamil.

Namun, aku merasa bingung. Mengapa saat suamiku yang merupakan anak laki-lakinya sedang mengajak keponakan tercinta bermain, ibu mertuaku malah melarangnya, menganggap kalau itu hal yang membahayakan dan berkata,”Kalian ini karena belum pernah menjadi orang tua, makanya tidak tahu bagaimana menjaga anak yang benar!” Mendengar kalimat seperti ini aku pun hanya bisa tertunduk malu.

Saat makan malam bersama, adik iparku sempat memuji hidangan ikan yang aku masak. Tapi, lagi-lagi ibu mertuaku dengan dinginnya berkata,”Kalau ada anak-anak jangan lagi masak ikan yang banyak durinya!” Kemudian ia berkata pada anak perempuannya,”Senangnya kamu hamil lagi. Keluarga suaminya pasti senang bukan main. Berbeda denganku, tidak tahu harus menunggu sampai berapa lama lagi.”

Mendengar kalimat seperti itu, suasana pun menjadi sedikit tidak nyaman. Aku, suami dan adik iparku pun tidak tahu harus berkata apa. Lalu tiba-tiba suamiku berkata,”Tiap hari ia makan banyak obat dan mendapat banyak suntikan, apakah itu masih belum cukup?”

Memang, agar bisa hamil aku dan suami sudah berkonsultasi dengan banyak dokter dan akhirnya melakukan upaya besar. Aku rela makan begitu banyak obat dan harus menahan sakitnya jarum suntik setiap harinya untuk bisa segera mendapatkan momongan yang melengkapi kebahagiaan keluarga kecilku.

Beberapa hari kemudian, aku pun mencoba memeriksakan diri ke bagian kandungan. Aku meminta suamiku untuk menunggu saja di luar. Akhirnya usaha kami membuahkan hasil! Tuhan akhirnya mengabulkan permintaan kami! Ya, aku akhirnya hamil! Akhirnya kelak akan ada dua orang yang menemani suamiku minum kopi.

Untuk bisa hamil memang harus mengarungi perjalanan yang panjang dan melelahkan. Setiap pasangan pun harus bersabar dan berjuang bersama-sama. Selain itu, setiap orang tua juga wajibnya memeriksakan diri terlebih dahulu sebelum memutuskan ingin memiliki momongan. Setelah itu, melakukan konsultasi dengan dokter dan mulai menjalani program kehamilan yang paling cocok dengan kondisi diri sendiri, juga pasangan.

Lalu, bersama-sama menjalani program dan saling menguatkan satu sama lain.  Dengan demikian baru bisa mendapatkan hasil sesuai dengan yang diinginkan. Memiliki momongan, sama seperti menjalani kehidupan lainnya, yaitu terus berusaha dan berjuang sekuat tenaga. Namun, tentu saja yang harus diingat adalah harus dengan bimbingan dokter agar baik calon orang tua dan cabang bayi bisa aman dan selamat dalam menjalani program kehamilan.

Sumber: Youtube

Recent Posts