Jika ada seorang pelayan restoran tidak sengaja menumpahkan air ke pakaianmu, apa reaksimu saat itu? Mungkin kita bisa marah, kesal, ataupun kita malah memberinya maaf.

Nah kali ini ada sebuah social experiment di China yang sengaja mengundang seorang aktor sebagai tamu dan seorang wanita sebagai pelayanan restoran.

Ceritanya pada suatu malam, pria itu datang dengan menggunakan jas, namun saat ia berdiri tidak sengaja pelayan itu menumpahkan air sampai jasnya basah.

Lalu dengan galak pria itu memarahi habis-habisan pelayan itu.

“Maaf tuan, saya tidak sengaja!” ujar pelayan

“Ini jas mahal, gak cukup dengan permintaan maaf saja!” kata pria itu

Sontak karena kejadian itu hampir seluruh tamu melihatnya dan mengkomentari apa yang dilakukan pria itu.

Namun pria itu terus saja mencari masalah sampai-sampai pelayan itu menangis. Bahkan ia menuntut mau membalas menumpahkan air putih ke baju sang pelayan.

Dari situlah kita bisa melihat reaksi beberapa orang yang mulai tidak sabar dan ikut campur perbincangan mereka.

“Hai sudahlah, dia kan tidak sengaja. Apa susahnya tinggal keringkan bajumu!” ujar salah satu ibu-ibu

Selain itu juga ada seorang tamu yang tidak habis pikir dengan jalan pikiran pria itu “Apa kamu gila? Ia tidak sengaja! Kenapa hal seperti ini jadi besar!” tegasnya sambil ikutan emosi

Juga ada seorang pemuda yang gentleman tiba-tiba berdiri, mengambil tisu dan membantu mengeringkan air mata dan tangan pelayan itu.

“Bisakah kamu bersikap baik terhadap seorang pelayan sekaligus seorang wanita? Lebih baik kamu memaafkannya dan melanjutkan makananmu, daripada harus marah-marah menghabiskan energi” ujarnya

Namun yang paling menarik dari social eksperiment ini adalah reaksi dari seorang bocah berusia 6 tahun. Saat mendengar pelayan itu dibentak di depan banyak orang, anak itu tiba-tiba teriak “Bisakah kau berkata lemah lembut pada wanita itu?”

Namun segera sang ibu memarhai anaknya “Sssttt, kita tidak boleh ikut camput!”

Namun keadaan semakin memanas, pria itu tak henti-hentinya memarahi wanita itu, sampai akhirnya bocah itu turun kursi dan keluar lewat kolong untuk membela pelayan.

Namun dengan segera sang ibu menarik badannya “Masukkk! Apa yang kamu lakukan!”

“Tapi pria itu sudah keterlaluan, ma!” ujar sang bocah

“Ya mama tau, tapi biarkan mereka menyelesaikan urusannya sendiri. Tapi kalau kita ikut campur, itu tidak sopan dan masalah akan bertambah besar!” jelas sang mama

Akhirnya sang bocah duduk kembali ke kursi, dan lagi-lagi ia berusaha keluar lewat kolong dan akhirnya lari dari jangkauan mamanya ke sebelah pelayan itu.

“Tuan, bisakah kau memperlakukan kakak ini lebih baik? Tugas pria untuk melindungi wanita, bukannya memperlakukan seperti ini. Ini adalah sebuah pertarungan yang tak adil!” ujar bocah itu marah

Sontak mendengar percakapan anak itu, seisi restoran dibuat kagum pada keberanian gadis itu.

Dan dari hasil social eksperiment ini membuktikan bahwa masih banyak orang yang bisa mereseponi segala sesuatu dengan kepala dingin, dan juga masih banyak orang peduli terhadap kaum lemah.

Nah kalau misalnya kamu jadi tamu hari itu, apa yang akan kamu lakukan jika melihat seorang pelayan dimarahi oleh pelanggan seperti itu?

Sumber: Story