Doris Rucker Wasden (99) tertidur di rumahnya di West Valley City, Utah, pada Jumat malam saat Freddy Alexander Velasquez, 18, menembak keluar pintu belakangnya dan memasuki rumahnya.

Freddy, yang melarikan diri dari polisi saat dia mengarahkan senapan ke dirinya sendiri dan mengarahkannya ke kepalanya, ia lalu berlari ke rumah Doris di tengah malam.

Doris mengatakan bahwa remaja itu membangunkannya dan mencengkeram tangannya, sehingga dia duduk di lantai agar tidak terluka.

“Dan ketika saya baru saja kembali ke tempat tidur, dia lalu masuk lagi dan kemudian dia mulai berbicara dengan saya,” kata Doris.

‘Dan aku berkata “Aku tidak bisa mendengarmu, aku tidak bisa mendengarmu”. Kemudian dia sadar bahwa saya adalah wanita yang sangat tua, sehingga setelah itu dia bersikap cukup baik padaku.

“Kurasa dia hanya ketakutan,” kata Doris, yang menambahkan bahwa dia tidak pernah merasa takut pada Freddy ketika remaja itu menyusup masuk ke rumahnya. Tapi setelah diingat kembali, sekarang Doris menyadari betapa bahayanya dirinya ketika itu.

Doris yang berusia 99 tahun itu dapat tetap tenang dan mengobrol dengan Freddy yang datang dan duduk di tepi tempat tidurnya.

Dan saat Freddy mulai memberantakkan rumah Doris, nenek itu pun tidak takut untuk memberitahu si penyusup bersenjata untuk berhenti membuat rumahnya menjadi berantakan.

“Ketika itu Freddy membuka laci baju Doris, menjatuhkan barang, membuat kekacauan dimana-mana, dimana seminggu kemudian Doris akan merayakan ulang tahunnya yang ke-100”, kata Jim Gabbard, tunangan cucu Doris.

Kata Doris kepada Freddy, “Saya baru saja membersihkan rumah ini untuk pestaku dan kamu mengacaukannya. Sebaiknya kamu berhenti sekarang juga.”

Sikap Doris yang tenang selama hampir 3 jam ia disandera, sepertinya juga membuat Freddy menjadi lebih tenang. Sekitar pukul 3 pagi hari, setelah bernegosiasi dengan SWAT (satuan penegakan hukum yang menggunakan senjata ringan ala militer), akhirnya Freddy menyerah pada pukul 05.30 pagi hari dan melepaskan Doris.

“Saudaraku mengatakan bahwa aku menyelamatkan hidupku dan nyawanya hanya dengan melakukan itu”, kata Doris.

Doris kemudian bertemu kembali dengan keluarganya yang sudah menunggu di seberang rumahnya.

Sejak kejadian mengerikan itu terjadi, Doris tetap bersikap optimis dan banyak orang yang berkunjung ke rumahnya, termasuk keluarga besarnya, anggota lingkungan, uskup setempat, untuk memastikan bahwa dia baik-baik saja.

Yang lebih luar biasanya lagi, Doris dan keluarganya tidak marah pada Freddy si penyusup, tapi malah ingin agar Freddy mendapatkan bantuan.

Jim mengatakan: “Dia melakukan kesalahan dan kami tidak menaruh dendam kepadanya, kami hanya berharap dia bisa mendapatkan bantuan dan semoga keluarganya baik-baik saja.”

Dia juga mengatakan bahwa sikap ini adalah inspirasi dari Doris. “Apa yang nenek ajarkan kepada kami adalah bahwa kita tidak boleh bermusuhan dan kita tidak boleh marah kepada pria muda itu”, lanjutnya.

Doris yang akan merayakan ulang tahunnya seminggu kemudian, tidak pernah menyangka akan mengakiri usia 99 tahunnya dengan banyak drama.

Lihat video beritanya disini:

Wah, untung saja tidak ada yang terluka ya!

Sumber: Dailymail