Beberapa orang mungkin bisa saja dengan cepat langsung mendapat momongan, namun ada pula beberapa pasangan yang mengalami kesulitan. Banyak cara kemudian mulai dilakukan, mulai dari banyak minum minuman herbal yang membantu kesuburan, konsultasi dengan dokter, dan juga harus menerima berbagai macam suntikan obat setiap harinya.

Banyak wanita kemudian harus berjuang dan melakukan berbagai macam prosedur yang terbilang tidak mudah untuk mewujudkan impian agar bisa segera mendapatkan momongan. Sama seperti kisah dari wanita satu ini yang telah berjuang dalam waktu yang lama bersama suaminya agar bisa memiliki anak.

Pada hari itu, adik iparku membawa anaknya pulang ke rumah. Kebetulan karena adik iparku sedang hamil anak kedua, ibu mertua memintaku untuk membuatkan sup ayam untuknya. Namanya seorang ibu, memang sudah sewajarnya mengkhawatirkan anak perempuannya yang sedang hamil.

Namun, aku merasa bingung. Mengapa saat suamiku yang merupakan anak laki-lakinya sedang mengajak keponakan tercinta bermain, ibu mertuaku malah melarangnya, menganggap kalau itu hal yang membahayakan dan berkata,”Kalian ini karena belum pernah menjadi orang tua, makanya tidak tahu bagaimana menjaga anak yang benar!” Mendengar kalimat seperti ini aku pun hanya bisa tertunduk malu.

Saat makan malam bersama, adik iparku sempat memuji hidangan ikan yang aku masak. Tapi, lagi-lagi ibu mertuaku dengan dinginnya berkata,”Kalau ada anak-anak jangan lagi masak ikan yang banyak durinya!” Kemudian ia berkata pada anak perempuannya,”Senangnya kamu hamil lagi. Keluarga suaminya pasti senang bukan main. Berbeda denganku, tidak tahu harus menunggu sampai berapa lama lagi.”

Mendengar kalimat seperti itu, suasana pun menjadi sedikit tidak nyaman. Aku, suami dan adik iparku pun tidak tahu harus berkata apa. Lalu tiba-tiba suamiku berkata,”Tiap hari ia makan banyak obat dan mendapat banyak suntikan, apakah itu masih belum cukup?”

Memang, agar bisa hamil aku dan suami sudah berkonsultasi dengan banyak dokter dan akhirnya melakukan upaya besar. Aku rela makan begitu banyak obat dan harus menahan sakitnya jarum suntik setiap harinya untuk bisa segera mendapatkan momongan yang melengkapi kebahagiaan keluarga kecilku.

Beberapa hari kemudian, aku pun mencoba memeriksakan diri ke bagian kandungan. Aku meminta suamiku untuk menunggu saja di luar. Akhirnya usaha kami membuahkan hasil! Tuhan akhirnya mengabulkan permintaan kami! Ya, aku akhirnya hamil! Akhirnya kelak akan ada dua orang yang menemani suamiku minum kopi.

Untuk bisa hamil memang harus mengarungi perjalanan yang panjang dan melelahkan. Setiap pasangan pun harus bersabar dan berjuang bersama-sama. Selain itu, setiap orang tua juga wajibnya memeriksakan diri terlebih dahulu sebelum memutuskan ingin memiliki momongan. Setelah itu, melakukan konsultasi dengan dokter dan mulai menjalani program kehamilan yang paling cocok dengan kondisi diri sendiri, juga pasangan.

Lalu, bersama-sama menjalani program dan saling menguatkan satu sama lain.  Dengan demikian baru bisa mendapatkan hasil sesuai dengan yang diinginkan. Memiliki momongan, sama seperti menjalani kehidupan lainnya, yaitu terus berusaha dan berjuang sekuat tenaga. Namun, tentu saja yang harus diingat adalah harus dengan bimbingan dokter agar baik calon orang tua dan cabang bayi bisa aman dan selamat dalam menjalani program kehamilan.

Sumber: Youtube